Jakarta (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali melakukan pertemuan dengan petinggi partai politik jelang pemilu 2024 mendatang. Hari ini, Prabowo melakukan silaturahmi politik Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di kediamannya di Kertanegara.
Yusril yang didampingi jajaran pengurus Partai Bulan Bintang tiba di Kertanagara pukul 15:00 WIB. Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam dilakukan secara tertutup.
Kami hari ini Partai Gerindra dapat kehormatan menerima Prof Yusril Ihza Mahendra Ketum PBB beserta rombongan dalam rangka sudah sepantasnya kita lebih intensif untuk melaksanakan komunikasi silaturahmi politik untuk tukar menukar pandangan dan pengalaman dan saling menyampaikan saran.” kata Prabowo usai pertemuan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/mahasiswa-hi-ub-torehkan-prestasi-di-ntu-singapura/
Yusril pun mengaku terhormat akan Prabowo dan Gerindra yang telah menerima kedatangannya beserta rombongan guna menjajaki dan membangun kerjasama antar kedua belah partai.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Prabowo telah menerima kunjungan kami untuk bangun kerjasama antara PBB Gerindra dan melihat ke depan kepentingan bangsa dan negara kita. Intinya, beliau katakan bahwa bagaimana para pemimpin dapat saling bersatu dan bekerja sama.” ujar Yusril.
Yusril pun mengenang sudah sekian lama tidak bertemu dengan Prabowo. Ia mengenang kali pertama bertemu dengan Prabowo saat usianya masih 20 tahun. Dan, untuk terakhir kalinya berkomunikasi dengan Prabowo 5 tahun yang lalu.
“Saya sudah cukup lama tidak ketemu Pak Prabowo. Ini sudah 4-5 tahun belakangan ini, walupun, tadi seperti beliau katakan kami sudah saling kenal mengenal tahun 1980. Sekarang ini sudah 43 tahun. Jadi, pada waktu itu saya masih umur 20 tahun kenal dengan Pak Prabowo. Beliau masih muda pada waktu itu, saya masih jauh lebih muda daripada beliau.” kata Yusril seraya tertawa kepada Prabowo.
Pembahasan berkaitan capres cawapres tentu dibahas dalam pertemuan ini. Akan tetapi, meskipun belum final, peluang dan komunikasi politik dengan antar partai politik lain juga masih terbuka.
Prabowo menyambut pernyataan Yusril dengan kelakar singkat yang membuat suasana konferensi pers begitu santai dan cair. “Semua masalah bisa dibahas tadi. Kalau PBB hari ini tidak dukung saya kebangetan.” kata Prabowo disambut riuh tertawa dan tepuk tangan. [kun]






