Sidoarjo (beritajatim.com) – Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom.,M.M. bersilaturrahmi ke kediaman Sertu Eka (alm) untuk melihat perkembangan kondisi putra almarhum yang ditinggal oleh kedua orang tua tercintanya sejak 31 Maret 2022 yang lalu.
Kedatangan Danrem 084/BJ rumah almarhum di Dusun Sawo Desa Dungus, Sukodono, ini sebagai wujud perhatian kepada keluarga besar TNI AD yang tertimpa musibah
Setiba di kediaman korban pembunuhan orang tak dikenal (OTK) saat bertugas di Jalan Trans Elelim-Wamena Kabupaten Yalimo, Papua itu, Jenderal TNI Terry tak dapat menyembunyikan rasa harunya saat bertemu Elvano Putra Faeyza (6 tahun), anak pertama almarhum Sertu Eka.
[berita-terkait number=”5″ tag=”korem-084″]
Sebab Vano panggilan anak yatim piatu itu jauh dari sentuhan kasih sayang ayah dan bundanya. Saat bertugas, Alm Sertu Eka, merupakan Babinsa di Meagaima Ramil 1702-05/Kurulu Kodim 1702/JWY.

Pada peristiwa nahas itu, Sertu Eka bersama sang istri, almarhumah Sri Lestari Indah Putri, seorang bidan di Puskesmas Kabupaten Yalimo, menjadi korban pembunuhan yang ditengarai oknum Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dua putranya selamat dalam peristiwa itu.
“Kehadiran saya ke rumah almarhum ini adalah merupakan amanah dari bapak KASAD untuk melihat langsung perkembangan kesehatan dan kehidupan keseharian putra almarhum. Dimana saat bapak KASAD berkunjung ke rumah ini beliau mengatakan akan memberikan bantuan pendidikan untuk kedua putra Sertu Eka yang selamat dalam insiden tersebut,” kata Brigjen TNI Terry Kamis (16/3/2023).
Usai berkunjung ke rumah, Danrem 084/BJ berziarah ke makam almarhum Sertu Eka yang berjarak sekitar 200 meter. (isa/kun)






