Blitar (beritajatim.com) – Bupati Blitar Rini Syarifah bersama sejumlah warga melepasliarkan 27 ribu ekor ikan tawes di telaga Banyuurip desa Mojorejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Pelepasliaran ribuan ikan ini dalam rangka pelestarian ekosistem alam.
Selain untuk melestarikan alam, upaya pelepasliaran ribuan ini juga bertujuan untuk memberikan efek ekonomi bagi warga sekitar. Diharapkan nantinya, dengan adanya ikan tawes di telaga Banyuurip desa Mojorejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar, masyarakat sekitar bisa memanfaatkannya untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual.
“Hari ini kami melepaskan ribuan ekor ikan tawes di telaga Banyuurip kecamatan Mojorejo kecamatan Wates Kabupaten Blitar usai melaksanakan kunjungan tadi,” kata Rini Syarifah, Bupati Blitar, Jumat (10/02/23).

Dalam kunjungannya, Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan, wisata alam Telaga Banyuurip di Desa Mojorejo mempunyai daya tarik tersendiri. Telaga Banyuurip sendiri masih belum terjamah oleh pembangunan masyarakat, sehingga masih alami dan asri.
Wisata telaga Banyuurip di desa Mojorejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar menyimpan berbagai potensi alam. Mulai dari suasana alamnya yang masih alami hingga air telaga yang masih jernih dan bersih.

Rini Syarifah pun, mengajak seluruh masyarakat agar mencintai wisata lokal daripada wisata luar daerah. Hal itu demi mengembangkan ekonomi wisata lokal kabupaten Blitar.
“Kami mengajak semua masyarakat untuk melestarikan alam dan mencintai wisata lokal salah satunya telaga Banyuurip,” imbuhnya.
Selain melepasliarkan 27 ribu ekor ikan tawes, Pemerintah Kabupaten Blitar sebelumnya juga telah memberikan seribu ikan nila untuk masyarakat desa Mojorejo, Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Seribu ikan nila itu diberikan Bupati Blitar Rini Syarifah, untuk masyarakat agar dikembangkan di kerambah yang telah dibangun.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
Diharapkan dengan adanya penambahan ribuan ikan tersebut dapat digunakan menambah ketersediaan ikan di telaga Banyuurip desa Mojorejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Sehingga diharapkan dengan begitu stok ikan di telaga Banyuurip desa Mojorejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar tidak akan habis.
“Kami juga memberikan ikan 1 ribu ikan Nila bagi masyarakat yang sebelumnya telah membangun kerambah,” jelasnya.
Telaga Banyuurip sendiri merupakan embung desa yang berasal dari sumber mata air pegunungan. Telaga yang berada di dataran pegunungan tersebut hingga kini masih alami dan belum tersentuh pembangunan manusia.
Telaga ini pun sangat cocok untuk dijadikan tempat relaksasi dan menghilangkan stres dari pekerjaan sehari-hari. [owi/but]






