Blitar (beritajatim.com) – Tidak ada kata menyerah dalam diri Tan Ngi Hing, yang kini menjabat sebagai Sekretaris Gerindra Kota Blitar. Pasalnya meski dirinya telah 5 kali maju sebagai Caleg dan selalu gagal, pria 54 tahun tersebut kini kembali mendaftarkan diri sebagai calon legislatif DPRD Kota Blitar untuk pemilu tahun 2024 mendatang.
Bagi Tan Ngi Hing, 5 kali kegagalan di ajang pemilihan legislatif yang dialaminya bukan jadi trauma yang serius. Bahkan, pria 54 tahun tersebut optimis jika pencalonannya yang ke 6 kali ini, bisa membuahkan hasil, yakni menjadi anggota DPRD Kota Blitar.
Di pencalonannya yang ke 6 kali ini, Tan Ngi Hing berencana untuk maju ke legislatif Kota Blitar dari Kecamatan Sananwetan. Dirinya pun telah mendaftarkan diri ke partai Gerindra Kota Blitar untuk selanjutnya akan diberikan ke Gerindra Provinsi Jawa Timur.
“Iya saya maju lagi ini, kalau dihitung beserta Pileg 2024 mendatang saya sudah mencalonkan diri 6 kali,” kata Tan Ngi Hing, Sekretaris Gerindra Kota Blitar, Rabu (25/01/23).
Bagi Tan Ngi Hing maju sebagai anggota DPRD merupakan sebuah tujuan hidup, dan juga sebagai jalan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Menurut politisi senior Gerindra tersebut berjuang tanpa masuk ke dalam parlemen hanya akan sia-sia begitu saja.
Maka dari itu, meski dirinya gagal 5 kali menjadi DPRD namun Tan Ngi Hing tetap ngotot dan yakin, jika dirinya bisa terpilih menjadi anggota legislatif. Tan Ngi Hing pun telah jauh-jauh hari mempersiapkan diri. Evaluasi dari kegagalan yang dulu pernah dialami juga telah dilakukannya.
Kini Tan Ngi Hing pun telah membentuk tim pemenangan untuk memenangkan dirinya di kontestasi pemilihan legislatif 2024. Pria 54 tahun itu pun optimis dapat terpilih menjadi anggota DPRD Kota Blitar dari kecamatan Sananwetan.
“Kalau sekarang saya lebih optimis, karena sudah memiliki tim pemenangan kalau dulu waktu kalah-kalah itu saya gak punya tim pemenangan,” katanya.
Pria berdarah Tionghoa tersebut menceritakan pertama kali dirinya terjun ke dunia politik. Diawali pada tahun 1999 lalu dimana Tan Ngi Hing memutuskan untuk maju menjadi caleg dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Di awal karir politiknya Tan Ngi Hing pun langsung dihadapkan dengan sebuah kegagalan. Dirinya yang optimis lolos menjadi anggota DPRD nyatanya juga tidak lolos.
Tan Ngi Hing pun kemudian mengulangi peruntungannya di pemilu tahun 2004. Masih di partai yang sama Tan Ngi Hing juga kembali gagal untuk menjadi anggota DPRD.
Kegagalan Tan Ngi Hing pun terulang di pemilu tahun 2009 dengan partai yang sama pula yakni PKPI.
Tak mau terus gagal, Tan Ngi Hing pun kemudian beralih partai untuk mencoba peruntungannya. Pada tahun 2011 Tan Ngi Hing kemudian berlabuh ke partai Gerindra.
Pemilu 2014 menjadi pertarungan perdana Tan Ngi Hing dengan partai barunya yakni Gerindra untuk menaklukkan kursi DPRD Kota Blitar. Namun hasilnya dirinya tetap saja gagal melaju ke DPRD Kota Blitar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
Tahun 2019 lalu pria berdarah Tionghoa itu juga maju sebagai Caleg dari Gerindra. Tan Ngi Hing maju dari daerah pemilihan wilayah kecamatan Sananwetan. Namun untuk ke 5 kalinya Tan Ngi Hing gagal dan tidak bisa lolos menjadi anggota DPRD Kota Blitar.
Uang ratusan juta rupiah pun telah dikeluarkan oleh Tan Ngi Hing untuk biaya politiknya. Namun tidak ada satu hasil pun dari 5 kali pencalonan dirinya sebagai caleg.
Tan Ngi Hing sebetulnya mengusung misi mulia yakni membawa dan memperjuangkan aspirasi rakyat ke parlemen. Sehingga kehidupan masyarakat Blitar terutama kecamatan Sananwetan bisa lebih sejahtera.
“Misi saya cuma ingin memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat di parlemen sehingga apa yang diinginkan masyarakat bisa tercapai dan kehidupan bisa sejahtera,”pungkasnya.
Tan Ngi Hing pun kini masih menunggu apakah namanya akan mendapatkan rekomendasi dari DPP partai Gerindra untuk maju di Pileg 2024 atau tidak. Namun jika dirinya direstui maju maka ia akan bertarung habis-habisan demi memperjuangkan suara rakyat. [owi/but]






