Mojokerto (beritajatim.com) – Tempat wisata di Kabupaten Mojokerto diserbu pengunjung libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu wisata andalan di Kabupaten Mojokerto yakni Wana Wisata Air Panas Padusan di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto misalnya.
Koordinator Wana Wisata Air Panas Padusan, Sutaji mengatakan, pengunjung di destinasi Wana Wisata Air Panas Padusan meningkat drastis bersamaan libur panjang Nataru. Wisatawan menyerbu Wana Wisata Air Panas Padusan sejak, Minggu (25/12/2022) pagi tersebut datang dari berbagai daerah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pacet”]
“Pengunjungnya meningkat. Kalau hari ini, ada 3.000 lebih wisatawan yang didominasi keluarga dan anak-anak. Jumlah pengunjung meningkat sejak Minggu pagi karena Sabtu malam, cuaca hujan sehingga pengunjung sepi. Tidak ada target, kita tidak bisa menentukan kaena faktor cuaca juga,” ungkapnya.
Menurutnya, Wana Wisata Air Panas Padusan masih menjadi primadona para wisatawan yang berlibur ke Pacet. Selain dapat berendam air panas dan berenang di kolam air panas, lanjut Sutaji, wisatawan dapat menikmati panaroma alam asri yang hijau penuh pohon-pohon teduh serta berbelanja hasil pertanian.
“Ada yang ke kolam air panas, De Qoem-qoem, Jacuzzi, juga ke Air Terjun Grenjengan. Diperkirakan pengunjung di Padusan akan meningkat sampai penggantian tahun baru. Kita berharap aman, lancar, tidak ada kendala dan tidak hujan,” katanya.
Sementara itu, petugas Wana Wisata Air Panas Padusan, Rizki Hermawan menjelaskan, pengunjung ke Wana Wisata Air Panas Padusan terlihat membuludak sejak pukul 10.00 WIB. Hal tersebut diakui, jika memang pengunjung akan melonjak saat libur panjang Nataru.
“Jumlah pengunjung mengalami peningkatan. Meski saat ini masih pandemi namun pengunjung mulai meningkat. Mulai ramai sejak pukul 10.00 WIB, pukul 07.00 WIB masih sepi karena sempat hujan. Pengunjung datang didominasi ke wisata kolam air panas,” jelasnya.
Apalagi cuaca mendung sehingga para pengunjung memilih berendam air hangat. Sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB tercatat ada 3.000 lebih pengunjung. Diprediksi peningkatan jumlah pengunjung tersebut tidak lepas setelah Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto memberikan kelonggaran aturan kunjungan wisata selama libur Nataru.
Salah satunya dengan memundurkan batasan keramaian dan hiburan malam sampai pada pukul 24.00 WIB. Kelonggaran tersebut diberikan dengan tujuan agar tingkat kunjungan wisatawan di Mojokerto bisa meningkat sehingga perputaran ekonomi, khususnya di wilayah pariwisata di Kabupaten Mojokerto terus bergerak. [tin]







