Mojokerto (beritajatim.com) – Selama momen libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), trafik internet Smartfren di seluruh wilayah Jawa Timur naik cukup signifikan. Peningkatan trafik internet Smartfren mencapai 25,4 persen jika dibandingkan momen Nataru di tahun sebelumnya.
Regional Head South East Java Smartfren, Deckey Prasetiyo mengatakan, Smarfren sukses menangani lonjakan trafik internet pada perayaan Nataru 2023. “Peningkatan trafik internet di momen Nataru 2023 dapat kami atasi dengan baik berkat antisipasi yang Smartfren persiapkan,” ungkapnya, Jumat (6/1/2023).
Peningkatan trafik internet Smartfren tahun 2022 mencapai 25,4 persen jika dibandingkan momen Nataru di tahun sebelumnya. Smartfren juga secara konsisten dan rutin melakukan optimasi jaringan sehingga pelanggan dapat semakin nyaman menikmati layanan internet untuk membuka berbagai peluang digital.
“Dengan kontribusi dari penggunaan di kota-kota besar seperti Surabaya dan Malang. Sedangkan secara nasional, trafik internet Smartfren mengalami peningkatan sekitar 11 persen dibandingkan pada trafik internet harian. Smartfren juga mencatat sejumlah aktivitas digital semakin meningkat dan berkontribusi pada lonjakan trafik internet yang terjadi di momen perayaan tahun baru ini,” katanya.
Kontribusi terbesar dalam kenaikan trafik internet tersebut adalah meningkatnya akses media sosial. Seperti TikTok, YouTube, Facebook dan WhatsApp yang bervariasi antara 7 persen hingga 11 persen. Pada momen perayaan Natal 2022, Smartfren juga mengalami peningkatan trafik internet.
[berita-terkait number=”3″ tag=”mojokerto”]
“Yakni sebesar 4 persen dibandingkan traffic internet harian. Pada momen Natal 2022, peningkatan traffic tersebut disebabkan oleh meningkatnya akses media sosial yang bervariasi antara 5 persen hingga 10 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Regional Network Head East Java Bali Nusra Smartfren, Wahyudiono menambahkan, pelanggan Smartfren tidak perlu khawatir dan bisa menikmati layanan Smartfren di berbagai momen penting. “Kami telah siapkan teknologi mutakhir yang secara fleksibel dapat mengelola kapasitas dan jaringan,” tambahnya.
Saat dibutuhkan di satu titik ketika terjadi lonjakan akses internet, lanjut Wahyudiono, Smartfren telah menyiapkan teknologi. Selain itu, tegas Wahyudiono, Smartfren juga senantiasa menyiagakan Network Operations Center (NOC) dan tim khusus yang memantau kondisi jaringan selama 24 jam. [tin/beq]






