Surabaya (beritajatum.com) – Kombucha merupakan teh yang diolah melalui proses fermentasi. Biasanya masyarakat Indonesia juga menyebutnya sebagai teh jamur atau teh probiotik. Minuman ringan yang berasal dari Asia Timur ini nyatanya tak hanya nikmat untuk dikonsumsi, tetapi juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.
Adapun beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi teh kombucha ini, di antaranya untuk meningkatkan metabolisme tubuh, mengontrol gula darah, menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan imun tubuh, menurunkan risiko diabetes tipe 2, memelihara saluran pencernaan, mencegah pertumbuhan sel kanker, hingga atasi depresi.
Bahan untuk membuat teh kombucha:
– 30 gram daun teh (tanpa kandungan aroma tambahan)
– 200 gram gula pasir
– Scoby
– 200 mililiter starter kombucha
– 500 mililiter air panas (untuk merendam daun teh)
– 1300 mililiter air biasa/matang
Cara membuat teh kombucha
1. Hal pertama yang perlu dilakukan ialah menyeduh daun teh. Rendam daun teh di air panas selama 5 menit. Bagi yang tidak suka terlalu pekat, daun teh bisa dikurangi.
2. Jika sudah lima menit, maka saring ke dalam wadah bersih dan steril.
3. Selagi masih panas, tambahkan gula dan aduk hingga larut. Kemudian baru didinginkan di suhu ruangan.
4. Jika sudah dipastikan dingin, maka tuang air biasa/matang, starter kombucha, dan scuby ke dalam wadah yang sama.
5. Tutup dengan tisu dan gunakan karet gelang untuk menutupnya. Karena umumnya orang menggunakan toples kaca, maka kemudian gunakan penutup toples tersebut, tetapi tidak perlu sampai ditutup terlalu rapat. Cukup dengan meletakkannya saja di atasnya.
6. Simpan pada ruangan yang tidak terpapar dengan sinar matahari secara langsung. Pastikan juga ruangan memiliki sirkulasi udara yang bagus.
8. Tunggu selama 7-12 hari. Jika sudah teh kombucha bisa langsung dinikmati.
[berita-terkait number=”5″ tag=”resep”]
Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan dalam pembuatan teh probiotik ini, di antaranya dengan memastikan semua barang yang digunakan steril. Jangan gunakan alat yang terbuat dari logam atau stainless. Jangan juga gunakan wadah yang terbuat dari plastik. Karena hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas teh kombucha.
Selain itu, ada aturan tersendiri untuk mengonsumsinya. Terlebih bagi mereka yang sebelumnya belum pernah mencoba. Untuk orang dewasa atau usia 18 tahun ke atas, bisa meminumnya 200 mililiter atau segelas setiap harinya. Sedangkan untuk usia 10-17 tahun, cukup konsumsi 1/2 gelas.
Untuk rasa teh kombucha sendiri cenderung tajam, asam, dan memiliki aroma yang hampir sama seperti cuka. Hal ini tidak lepas dari zat asam, alkohol, dan bakteri yang dihasilkan selama proses fermentasi. (fyi/ian)






