Surabaya (beritajatim.com) – Panggung Hiburan Rakyat yang digelar di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Minggu (5/7/2026) berlangsung meriah dan dipadati puluhan ribu pengunjung.
Konser musik gratis yang menghadirkan penyanyi dangdut-pop Jawa, Denny Caknan, berhasil menyedot antusiasme masyarakat dari berbagai daerah di Surabaya maupun sekitarnya.
Sejak sore hari, arus pengunjung mulai memadati kawasan SUBEC. Antrean di pintu masuk terlihat mengular, sementara area konser perlahan dipenuhi lautan penonton yang ingin mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan penampilan para musisi.
Atmosfer semakin semarak ketika rangkaian acara dimulai. Penampilan dari Fusion Jazz Community sukses membuka panggung dengan suguhan musik yang enerjik.
Setelah itu, Princessia tampil membawakan sejumlah lagu yang disambut meriah oleh penonton. Suasana semakin hidup saat DJ Andreanz mengambil alih panggung dan mengajak ribuan pengunjung menikmati alunan musik sebelum penampilan utama dimulai.
Puncak kemeriahan terjadi ketika Denny Caknan naik ke atas panggung. Sorak-sorai penonton langsung menggema memenuhi area konser. Pelantun lagu “Negoro Angin” tersebut membawakan sejumlah lagu populer yang selama ini menjadi favorit para penggemarnya.
Puluhan ribu penonton tampak kompak bernyanyi bersama di setiap lagu yang dibawakan. Momen tersebut menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan, dengan ribuan lampu ponsel yang menyala mengikuti irama musik. Energi yang diberikan Denny Caknan mampu membuat suasana konser semakin pecah dan penuh semangat hingga penghujung acara.
Tak hanya menjadi ajang hiburan, Panggung Hiburan Rakyat juga menghadirkan berbagai stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran puluhan pelaku UMKM memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati beragam pilihan kuliner, minuman, hingga produk lokal selama acara berlangsung.
Ramainya pengunjung turut memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha. Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan karena tingginya jumlah masyarakat yang hadir sejak sore hingga malam hari. Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan konser tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.
Demi menjaga kelancaran acara, panitia bekerja sama dengan aparat keamanan, petugas pemerintah, tenaga kesehatan, serta relawan untuk mengatur arus penonton dan memastikan kegiatan berlangsung aman serta tertib. Pengamanan dilakukan di berbagai titik strategis mulai dari pintu masuk, area panggung, hingga lokasi parkir. (fyi/ted)






