Sumenep (beritajatim.com) – Harga komoditas cabai di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini kembali merosot. Penurunan harga itu terjadi pada cabai merah besar dan cabai rawit.
Harga cabai merah besar pekan ini Rp 25.000, turun dibanding pekan lalu Rp 30.000 per kg. Sedangkan harga cabai rawit Rp 30.000 per kg, turun dibanding pekan lalu Rp 35.000.
“Turunnya harga cabai, baik cabai merah besar maupun cabai rawit karena stok melimpah. Sejumlah daerah sentra penghasil cabai hasil panennya bagus, karena cuaca mendukung,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Noer Lisal Anbiyah, Selasa (18/10/2022).
Selain cabai, komoditas yang juga mengalami penurunan harga adalah bawang merah. Pekan ini harganya kembali turun menjadi Rp 28.000 per kg. Padahal pekan lalu masih di angka Rp 33.000 per kg. Namun untuk bawang putih, harganya stabil Rp 20.000 per kg.

“Untuk harga telur ayam ras awal pekan ini stabil Rp 26.000 per kg. Telur ayam kampung juga tidak mengalami perubahan, tetap Rp 48.000 per kg,” terangnya.
Sementara untuk harga komoditas daging pekan ini juga stabil. Harga daging sapi tetap Rp 115.000 per kg, daging ayam broiler Rp 37.000 per kg, dan daging ayam kampung tetap Rp 90.000 per kg.
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-cabai”]
“Untuk harga kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng tidak mengalami perubahan harga. Beras premium Rp 12.000 per kg, gula pasir Rp 13.500 per kg, dan minyak goreng curah Rp 13.500 per kg,” paparnya.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di pasar tradisional. Pemantauan harga dilakukan di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/but]






