Magetan (beritajatim.com) – Harga telur di Magetan kembali anjlok selama sebulan terakhir. Peternak ayam petelur mengaku menjerit dengan kondisi harga yang sangat murah. Salah satunya Sony Suwarno, peternak ayam petelur asal Desa Cepoko, Panekan, Magetan, Jawa Timur.
Sony mengungkapkan sebelumnya harga telur dari kandang bisa mencapai Rp26.500. Kini berangsur turun hingga mencapai Rp19.500. Padahal, minimal bisnisnya bisa terus berjalan dengan harga telur Rp22.000.
“Jika kondisi berlanjut seperti saat ini maka kami akan kesulitan menggaji karyawan. Setidaknya, harga telur dari kandang itu minimal Rp22.000, baru bisa bisnis kami berjalan. Selain untuk menggaji karyawan juga termasuk operasional kandang,” kata Sony Suwarno, Selasa (27/9/2022).
Padahal, di bulan-bulan ini banyak warga yang menggelar hajatan pernikahan. Permintaan pun juga masih lancar seperti biasa, namun harga telur semakin terjun. Sony tak tahu pasti penyebabnya apa.
“Hajatan di mana-mana. Permintaan juga tidak berkurang, masih lancar. Tapi harga malah makin merosot. Kami tidak tahu penyebabnya apa,” kata Sony.
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-telur”]
Namun, terakhir dia mengharap agar pemerintah yang belakangan menggelar operasi pasar murah agar menjual harga telur tetap diatas harga dari kandang. Lantaran, jika telur yang dijual lebih murah daripada harga dari kandang maka tak hanya pedagang pengecer tapi juga peternak yang rugi.
“Kami mengharap pada Gubernur Jawa Timur dan pemerintah kota/ kabupaten, jika menjual telur sebaiknya jangan sampai dibawah harga telur dari kandang atau harga peternak karena imbasnya buka hanya ke pedagang tapi juga ke peternak,” pungkasnya. [fiq/but]






