Lamongan (beritajatim.com) – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Nasional Kabupaten Lamongan resmi dilantik, Minggu (27/2/2022), di Ruang Pertemuan Gajah Mada, Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan.
Ketua DPC Gekraf Lamongan, Pradita Aditya yang baru saja dikukuhkan mengatakan, Gekraf Lamongan harus mampu membaca peluang dan ancaman di era digitalisasi yang semakin melesat, utamanya mengenai pengembangan ekonomi kreatif.
“Kami berkomitmen, Gekraf Lamongan nantinya tak hanya ngomong soal program oriented, namun juga goal oriented. Lalu, untuk memberikan dampak sistemik terhadap gerakan ekonomi kreatif di Lamongan, kami akan menjalankan 4 hal, yakni edukasi, inkubasi, mentoring, dan entertain,” tegas Pradita.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW Jatim Septrianto Maulana mengucapkan selamat atas dikukuhkannya para pengurus DPC Gekraf Nasional Lamongan. Ia berharap, Gekraf Lamongan akan mampu mengimplementasikan tiga hal penting.
“Tiga hal itu yakni Gekrafs sebagai tempat untuk belajar dan berbagi ilmu, saling bersinergi dan berkolaborasi untuk membuat sebuah ide baru. Kedua sebagai tempat untuk memberdayakan masyarakat, serta ketiga mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPP Gekraf Kawendra Lukistian yang turut hadir secara langsung mengajak para pengurus Gekraf Lamongan yang baru saja dilantik untuk ‘gercep geber gaspol’ (gerak cepat, gerak bersama, menggarap semua potensi lapangan pekerjaan).
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
“Momen ini merupakan momen bagaimana ekonomi kreatif bisa lebih meyakinkan kepada masyarakat, sebagai solusi perekonomian bangsa. Oleh sebab itu, mari kita menggali dan memetakan potensi ekonomi kreatif,” ujarnya.
“Kita harus bangga sebagai pelaku ekonomi kreatif, bahwa ekonomi kreatif bisa menjadi masa depan Indonesia, tulang punggung perekonomian Indonesia, dan Indonesia bisa menjadi pusat peradaban ekonomi kreatif dunia,” paparnya.
Hadir sebagai dewan penasehat Gekraf Lamongan, Bupati Yuhronur Efendi. Dia menjelaskan bahwa pandemi menjadikan perekonomian Lamongan sempat terkontraksi menjadi 2,65 persen, namun pada akhir tahun 2021 kembali pulih menjadi 3,43 persen.

Menurut pria yang akrab disapa Bupati YES ini, dikukuhkannya Gekraf Lamongan menjadi bentuk komitmen yang sangat luar biasa dalam pengembangan ekonomi kreatif di Lamongan. Sehingga demi mendukung hal tersebut, Pemkab Lamongan telah meresmikan Megpreneur (Megilan Preneur), tepat sehari sebelum pelantikan Gekraf.
“Megpreneur ini sebentar lagi kami kembangkan sebagai pusat inkubasi bisnis bagi anak-anak muda, anak-anak kreatif. Ekonomi kreatif akan terus kita dorong, kita bantu dan kita kembangkan,” ungkapnya
Bahkan, sebagai bentuk dukungan tersebut, Bupati YES menambahkan, Pemkab Lamongan juga bakal merealisasikan pembangunan co-working space, pada tahun 2022 ini. “Pada tahun ini kita juga akan membangun co-working space. Dalam bayangan saya, nanti akan sangat ramai dan dihuni oleh teman-teman dari Gekrafs Lamongan,” tandas Bupati yang jago berpantun tersebut.
Sandiaga Uno Ajak Gekrafs Lamongan Jadi Mitra Pemerintah
Melalui video pendek, Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) yang juga merupakan Dewan Pembina Gekrafs, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak DPC Gekrafs Lamongan untuk menjadi mitra Pemerintah Daerah demi memastikan ekonomi daerah terus tumbuh.
“Saya mengajak DPC Gekrafs Lamongan menjadi mitra pemerintah daerah, dan terus bergerak cepat melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, serta memastikan ekonomi daerah terus tumbuh dan masyarakat dapat hidup dengan sejahtera,” ajak Sandiaga Uno. [riq/suf]






