Pamekasan (beritajatim.com) – Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Bata-Bata (MA MUBA) secara resmi menjalin kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan sekolah serta menumbuhkan kepedulian sosial dan jiwa kemanusiaan di kalangan peserta didik.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Kepala MA MUBA, Abdul Waris Husni, sebagai pihak pertama, dan Ketua PMI Kabupaten Pamekasan, Sigit Priyono yang diwakili Wakil Ketua, Suharyono sebagai pihak kedua di Markas PMI Pamekasan, Jl Raya Panglegur KM 3 Pamekasan, Rabu (10/6/2026).
Kerja sama ini berlangsung di Pamekasan, dan akan berlaku selama tiga tahun kedepan terhitung sejak MoU secara resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak. “Dalam perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan beragam program yang fokos pada peningkatan Usaha Kesabaran Sekolah (UKS), edukasi kesehatan, serta pembentukan karakter murid yang sehat dan peduli terhadap sesama,” kata Suharyono.
“Selain itu, program ini juga mencakup pelatihan Palang Merah Remaja (PMR), edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” sambung Suharyono.
Melalui MoU tersebut, PMI Pamekasan akan berperan dalam memberikan pembinaan, pelatihan, dan penyuluhan kepada peserta didik melalui tenaga atau relawan yang dimiliki. Sementara itu, pihak madrasah akan menyediakan fasilitas, tempat, serta mendukung pelaksanaan kegiatan sesuai kesepakatan bersama.
Tak hanya itu, kegiatan sosial seperti donor darah, aksi kemanusiaan, serta pelatihan kesiapsiagaan bencana juga menjadi bagian dari ruang lingkup kerjasama. “Kedepan peserta didik yang mengikuti program pembinaan akan memperoleh sertifikat yang diterbitkan oleh pihak madrasah dengan dukungan dari PMI,” jelasnya.
Semantara Kepala MA MUBA, Abdul Waris Husni menyampaikan terima kasih atas sambutan sekaligus kesempatan kerjasama antara institusi yang dipimpinnya bersama PMI Pamekasan. “Tentu kami menyambut baik kerjasama ini sebagai langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada peserta didik,” ungkapnya.
“Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta lingkungan madrasah yang lebih sehat, aman, dan peduli terhadap sesama. Selain itu, program-program yang dijalankan bersama PMI diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan kemanusiaan, berjiwa sosial, serta tanggap dan siap menghadapi berbagai situasi darurat di lingkungan sekitar,” pungkasnya. [pin/kun]






