Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pemuda asal Manukan, Surabaya, Thomas (18) tewas diduga usai dikeroyok empat siswa SMAN 11 Surabaya. Sebelum meninggal dunia, Thomas sempat dirawat tiga hari di dr Soetomo Surabaya.
Informasi yang dihimpun, Thomas meninggal dunia pada Kamis (4/6/2026). Ia diduga dikeroyok oleh empat siswa SMAN 11 Surabaya hingga mengalami luka di bagian kepala.
Belum diketahui secara pasti apa masalah yang membuat Thomas dikeroyok. Namun beredar informasi, Thomas sempat meminjam sandal branded namun saat dikembalikan malah diganti dengan barang palsu.
“infonya meminjam sandal (Cross) kepada temannya itu, kemudian saat dikembalikan pada Senin kemarin, temannya tidak terima karena ditukar dengan barang yang tidak asli (KW),” kata salah satu rekan korban yang enggan namanya disebut.
Rekan korban menjelaskan bahwa korban juga mengalami patah tulang dan sempat menjalani operasi. Namun takdir berkata lain. Walaupun telah berupaya maksimal, Thomas pun dipanggil Tuhan dan meninggalkan dunia selamanya.
“Korban itu juga mengalami patah tulang. Kemarin sempat menjalani operasi, namun tadi pagi meninggal dunia,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto membenarkan peristiwa pengeroyoan tersebut. Saat ini empat pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
“Sudah diamankan dan sekarang diperiksa di Unit Resmob,” jelasnya. (ang/but)






