Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 66 murid Sekolah Dasar (SD) mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat kabupaten yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Selasa hingga Kamis (2-4/6/2026). Mereka merupakan murid SD yang berasal dari 13 kecamatan berbeda di wilayah setempat.
Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, dan kerja keras dalam berkompetisi. Terlebih O2SN merupakan program nasional yang bertujuan menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat sejak usia dini.
Ajang O2SN 2026 jenjang SD tingkat Kabupaten tersebut, dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Pamekasan, Basri Yulianto, dihadiri unsur pemerintah daerah, kepala sekolah, guru pendamping, serta orang tua murid. Para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan tampak antusias mengikuti rangkaian perlombaan yang dipertandingkan.
“Ajang O2SN tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik melalui nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan tanggungjawab. Melalui ajang ini, kami harapkan para murid dapat mengembangkan potensi diri serta memperoleh pengalaman berharga dalam berkompetisi secara sehat,” kata Basri Yulianto.
Berbagai cabang olahraga alias cabor dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya atletik, bulu tangkis, pencak silat, renang dan jenis cabor lainnya. “O2SN ini merupakan ajang talenta yang dilaksanakan oleh pusat prestasi Nasional, salah satunya bidang olahraga,” ungkapnya.
“Fungsi utama dari O2SN ini salah satunya agar para murid kita bisa menyalurkan bakat dan minat yang dimiliki, sekaligus untuk membentuk karakter. Sehingga nantinya akan terbentuk karakter tahan banting, sportif dan jujur,” imbuhnya.
Ajang tersebut juga diyakini dapat memberikan dampak positif bagi para murid, sehingga tidak ada lagi pelajar yang merasa tertinggal karena sudah terfasilitasi. “Melalui ajang ini kita harapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” harapnya.
“Tidak kalah penting, kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen dalam mendukung pembinaan olahraga dan pengembangan talenta peserta didik secara berkelanjutan. Sekaligus momentum mempererat silaturahmi antar murid dan sekolah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dari total 66 murid peserta O2SN 2026 jenjang SD tingkat Kabupaten di Pamekasan, nantinya akan diambil satu terbaik putra dan putri dari masing-masing cabor, dan nantinya akan mewakili daerah pada tingkat yang lebih tinggi (Provinsi Jatim) yang dijadwalkan digelar pada akhir Juni 2026. [pin/suf]






