Ringkasan Berita:
- Pertagas resmi ditetapkan sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Cisem II.
- Penetapan dilakukan usai memenangkan tender Kementerian ESDM melalui LEMIGAS.
- Pipa Cisem II menjadi bagian penting integrasi jaringan transmisi gas Pulau Jawa.
- Infrastruktur ini mendukung sektor industri, UMKM, hingga transisi energi nasional.
Jakarta (beritajatim.com) – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), resmi ditetapkan sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II) pada April 2026.
Penetapan tersebut diperoleh setelah Pertagas memenangkan tender pemilihan mitra yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melalui LEMIGAS.
Pipa Cisem II merupakan bagian lanjutan dari proyek Pipa Transmisi Cirebon-Semarang (Cisem), setelah sebelumnya ruas Semarang-Batang (Cisem I) telah lebih dulu beroperasi.
Direktur Utama Pertagas, Indra P Sembiring, menegaskan bahwa pengalaman Pertagas sebagai operator Cisem I sejak 2023 menjadi modal kuat dalam mengelola jaringan yang lebih luas.
“Ketersediaan infrastruktur gas yang terintegrasi dan handal adalah kunci untuk mempercepat transisi energi nasional dengan gas bumi. Energi yang disalurkan melalui pipa Cisem ini akan menjawab kebutuhan industri dan berbagai sektor lainnya atas energi yang bersih,” kata Indra.
Menurutnya, Pipa Cisem II merupakan Proyek Strategis Nasional yang akan menjadi game changer dalam penguatan distribusi gas bumi nasional.
Dengan panjang sekitar 242 kilometer, jaringan ini menghubungkan infrastruktur eksisting Pertagas di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sehingga memperkuat keandalan penyaluran energi di Pulau Jawa.
“Pipa Cisem II sepanjang ±242 km menjadi game changer, karena terhubung dengan infrastruktur eksisting Pertagas di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga akan memperkuat keandalan penyaluran infrastruktur energi di Pulau Jawa,” ujarnya.
Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menambahkan jaringan Pipa Cisem II kini terintegrasi dengan ruas Cisem I di Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah, serta Stasiun Kandang Haur Timur milik Pertagas di Jawa Barat.
“Integrasi ini membentuk sistem jaringan pipa yang terintegrasi serta memberikan fleksibilitas pengoperasian dan kehandalan infrastruktur gas bumi,” katanya.
Selain memperkuat pasokan energi untuk sektor strategis seperti kilang, pupuk, dan pembangkit listrik, keberadaan Cisem II juga mendukung program pemerintah dalam pengembangan jaringan gas rumah tangga serta UMKM di sepanjang jalur pipa.
“Upaya ini diharapkan memperluas akses energi dan memperkuat ketahanan energi nasional,” tegas Agung. [hen/beq]

as a preferred source on Google




