Surabaya (beritajatim.com) – Indonesia akan menghadapi tantangan berat pada babak perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026. Skuad Garuda Muda dipastikan bertemu unggulan pertama Thailand setelah finis sebagai runner-up Grup D.
Hasil tersebut diperoleh setelah Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia pada laga terakhir fase grup yang berlangsung di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Minggu (28/6/2026). Indonesia harus mengakui keunggulan Negeri Jiran dengan skor 1-2 (51-55, 55-49, 48-55).
Meski akan menghadapi lawan yang lebih diunggulkan, manajer tim Indonesia Eskar Denatara menegaskan skuad Merah Putih telah mempelajari kekuatan Thailand dan siap memberikan perlawanan maksimal.
“Secara di atas kertas Thailand bisa dibilang punya sektor yang harus diakui lebih unggul. Mereka sedikit lebih unggul di tunggal putri dan juga di ganda putri tapi di tiga sektor lain kita berani beradu,” ungkap Eskar.
Menurutnya, tim pelatih langsung menggelar evaluasi begitu hasil undian babak gugur diumumkan. Berbagai aspek mulai dari strategi, kondisi fisik, teknik hingga kesiapan mental menjadi fokus persiapan menghadapi laga hidup-mati tersebut.
“Oleh karena itu, tadi begitu drawing sudah keluar kami langsung merapatkan bersama tim pelatih, pendukung serta advisor. Pada prinsipnya kami sudah melakukan analisa-analisa, evaluasi dan persiapan fisik, teknik, mental serta taktik strateginya,” tambahnya.
Eskar mengakui Malaysia memang tampil lebih baik pada pertandingan terakhir Grup D. Ia menilai status Malaysia sebagai unggulan kedua bukan tanpa alasan karena memiliki kualitas pemain, peringkat, serta pengalaman yang lebih matang di sejumlah sektor.
“Kalau melihat secara player to player ya, memang secara materi harus kita akui Malaysia menjadi unggulan kedua bukan tanpa sebab. Secara ranking mereka lebih unggul dan secara pengalaman di beberapa sektor seperti ganda putri, kemudian ganda campuran, mereka lebih berpengalaman dibandingkan anak-anak kita. Dan di dua sektor itu memang performa mereka sangat baik,” terangnya.
Meski kalah, Eskar melihat anak-anak asuhnya mampu memberikan perlawanan sengit, terutama pada gim kedua yang berhasil dimenangkan sehingga pertandingan harus ditentukan hingga rubber game.
“Tapi bukan berarti kita jauh juga, saya melihat di set pertama memang gap-nya sudah agak jauh dari awal. Tapi di set kedua kita bisa menunjukkan bahwa sebetulnya sektor per sektor itu mampu menampilkan permainan yang luar biasa hingga mampu memaksakan rubber set. Hanya di set ketiga memang sedikit kecolongan di sektor yang sebetulnya kita berharap bisa mengamankan keunggulan,” paparnya.
Ia juga memastikan kondisi mental para pemain mulai kembali pulih setelah sempat kecewa akibat kekalahan dari Malaysia. Menurutnya, seluruh tim kini fokus menghadapi Thailand di babak delapan besar.
“Yang paling penting yang selalu kami tekankan ke pelatih adalah bagaimana membuat atlet ini merasa nyaman dan mendapatkan mood terbaik sebelum turun ke lapangan,” ujarnya.
“Meskipun tadi sempat ngedrop karena kalah tapi begitu undian sudah muncul ada semangat untuk ingin memberikan yang terbaik bagi Merah Putih dan mudah-mudahan besok yang keluar adalah big performance dari anak-anak,” lanjut Eskar.
Babak perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026 akan berlangsung pada Senin (29/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB.
Hasil undian babak perempat final:
Thailand vs Indonesia
India vs Hong Kong
Chinese Taipei vs Jepang
China vs Malaysia
(faw)






