Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang pemuda asal Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di tepi jalan kawasan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Minggu (29/3/2026) sore. Korban diduga meninggal akibat kecelakaan setelah mengalami cedera otak berat.
Korban diketahui bernama Bisma Albertino Assegaf (20). Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga karena tidak kunjung pulang selama beberapa hari.
Penemuan jasad bermula saat warga mencium bau menyengat dari area rumput ilalang di pinggir Jalan Raya A Yani. Setelah ditelusuri, korban ditemukan tergeletak bersama sepeda motornya di lokasi tersebut.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Agung Intama, membenarkan bahwa sebelum korban ditemukan, pihak keluarga telah lebih dahulu membuat laporan orang hilang.
“Untuk detailnya tanggal berapa laporan itu dibuat, nanti saya cek lagi datanya,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Sementara itu, hasil pemeriksaan awal dari tim medis menunjukkan adanya sejumlah luka di tubuh korban. Dokter forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, Edy Suharto, menyebut luka ditemukan di beberapa bagian tubuh, mulai dari kepala, lengan hingga kaki.
“Di kepala, lengan sampai kaki. Banyak lukanya. Itu diduga akibat kecelakaan,” katanya.
Ia menambahkan, korban diduga meninggal dunia akibat cedera otak berat atau gegar otak yang disebabkan luka fatal di bagian kepala.
“Korban mengalami cedera otak berat atau gegar otak,” tambahnya. [sar/beq]






