Blitar (beritajatim.com) – Riuh rendah suara tawa bocah-bocah pecah di Main-main Playground and Cafe, Kanigoro, Kamis pagi. Sebanyak 70 anak yatim piatu di bawah naungan Lembaga Zakat Baitul Maal Amanah (BMA) Blitar merasakan kebahagiaan berbeda saat diajak bermain gratis di wahana tersebut tanpa gawai, hanya keceriaan dan semangat berlarian.
Hari itu, anak-anak tidak diajak mengikuti kegiatan formal seperti ceramah. Mereka justru diberi kebebasan penuh untuk menikmati berbagai permainan, seolah menjadi “raja dan ratu” sehari di playground tersebut.
Bagi sebagian anak, mengunjungi tempat bermain mungkin hal biasa. Namun bagi Faris, salah satu penerima manfaat, pengalaman itu menjadi momen langka yang baru pertama kali dirasakannya.
Sambil menyeka peluh di dahi, wajah Faris tampak berseri-seri. Ia tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada deretan wahana yang tersedia.
“Senang banget bisa bermain sepuasnya. Tadi mencoba banyak permainan, tapi yang paling seru itu naik skuter. Saya berharap setiap tahun bisa diajak main lagi ke sini,” ungkap Faris dengan mata berbinar polos.
Hidayaturahman, Wali Amanah BMA Blitar, yang menyaksikan langsung keriuhan tersebut tampak terharu. Ia menyebut kegiatan ini berfokus pada pemulihan aspek psikologis anak, dengan menghadirkan memori indah yang jarang mereka dapatkan.
“Tujuan kami sederhana yakni ingin memberikan kebahagiaan kepada mereka. Meskipun mungkin tidak bisa selamanya, tapi paling tidak hari ini mereka bisa merasakan kebahagiaan yang utuh, tanpa beban,” ujar Hidayaturahman di sela-sela kegiatan.
Ia juga menegaskan bahwa kebahagiaan anak-anak tersebut tidak lepas dari peran para donatur yang menyalurkan zakat melalui BMA.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Muzakki yakni Main-main Playground dan Cafe yang telah menitipkan zakatnya melalui BMA. Berkat kebaikan Anda semua, anak-anak ini bisa bermain sepuasnya di sini. Ini bukan sekadar santunan, tapi tentang memuliakan mereka,” tambahnya.
Kegiatan yang digelar BMA Blitar ini menunjukkan bahwa berbagi tidak selalu berbentuk materi. Memberikan akses pada kebahagiaan dan pengalaman masa kecil juga menjadi bentuk kepedulian yang berdampak besar bagi tumbuh kembang anak.
Di Main-main Playground and Cafe, momen tersebut bukan tentang siapa yang paling kekurangan, melainkan tentang siapa yang paling lebar senyumnya. Bagi 70 anak yatim Blitar, hari itu menjadi salah satu pengalaman paling membahagiakan dalam hidup mereka. [owi/beq]






