Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Murni (OPM) di Kelurahan Tinalan, Kamis (12/3/2026), guna memastikan ketersediaan stok bahan pangan di Kota Kediri tetap aman selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan OPM ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Kediri dalam mengendalikan inflasi sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami ingin memastikan masyarakat Kota Kediri tetap merasa tenang selama menjalani bulan Ramadan. Pemerintah Kota Kediri bersama Bulog dan pihak terkait terus memastikan ketersediaan stok bahan pangan dalam kondisi aman serta harga tetap terkendali, sehingga kebutuhan masyarakat hingga Lebaran dapat terpenuhi dengan baik,” jelas Vinanda.
Wali kota termuda ini juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan selama Ramadan maupun menjelang Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut, Perum Bulog Kantor Cabang Kediri turut memastikan bahwa stok beras di wilayah Kediri dan sekitarnya berada dalam kondisi aman.
Bahkan, stok beras yang tersedia saat ini diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 23 bulan ke depan.
Selain beras, pasokan minyak goreng bersubsidi Minyakita di wilayah Kediri juga tercatat mencapai sekitar 100.000 liter. Jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua hingga tiga bulan ke depan.
Dalam pelaksanaan OPM tersebut, sejumlah komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar.
Di antaranya beras SPHP dijual Rp57.000 per kemasan, beras premium Rp68.000 per kemasan, minyak goreng kemasan satu liter Rp14.500, gula pasir Rp14.500 per kilogram, telur Rp26.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih Rp7.000, serta aneka sayur mayur yang dijual Rp5.000 per paket.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat cukup tinggi. Bahkan sejak pagi hari sebelum kegiatan dimulai, banyak warga telah datang untuk mengantre mendapatkan komoditas yang dijual dengan harga lebih murah.
Salah satu warga Kelurahan Tinalan, Ani, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan OPM tersebut karena harga bahan pokok yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. “Harganya lebih murah, jadi sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Mohammad Ridwan, Camat Pesantren, Lurah Tinalan Bambang Supriyanta, serta masyarakat setempat. [nm/kun]






