Surabaya (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Surabaya mengakibatkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang di kawasan Balai Yasa Surabaya Gubeng (BYSGU), Senin (2/3/2026). Peristiwa ini sempat menimpa perlintasan rel dan pagar bangunan di area tersebut namun dipastikan tidak mengganggu jadwal perjalanan Kereta Api (KA).
Pohon trembesi tersebut tercerabut hingga ke akar-akarnya akibat terjangan cuaca ekstrem yang melanda Kota Pahlawan pada Senin sore. Selain menghalangi jalur rel internal, batang pohon juga menimpa pagar bangunan BYSGU serta sejumlah jaringan kabel di sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengonfirmasi bahwa penanganan di lapangan telah dilakukan secara cepat oleh petugas terkait. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun mengganggu layanan transportasi publik milik PT KAI.
“Untuk kejadian tersebut, tidak mengganggu operasional KAI. Karena terjadi di kawasan BY Gubeng,” ujar Mahendro, Senin (2/3/2026).
Mahendro menjelaskan lebih lanjut bahwa saat peristiwa pohon tumbang terjadi, tidak ada aktivitas langsiran lokomotif yang sedang bergerak dari arah Balai Yasa. Hal ini meminimalkan risiko kerusakan pada sarana perkeretaapian yang berada di area perawatan tersebut.
KAI Daop 8 Surabaya memastikan bahwa proses evakuasi material pohon berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Penanganan difokuskan pada pemotongan batang pohon dan pembersihan kabel agar fasilitas di lingkungan BYSGU dapat segera berfungsi normal kembali.
“Saat ini sedang dalam penanganan tim terkait untuk proses pembersihannya,” pungkasnya. [rma/beq]






