Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan bersaing di era digital. Salah satunya dengan menggelar pelatihan digital marketing yang diselenggarakan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung pelatihan tersebut di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Maja Citra Kinarya, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon. Pelatihan diikuti 80 pelaku UMKM makanan dan minuman yang terbagi dalam dua gelombang, masing-masing 40 peserta.
Menurut Ning Ita (sapaan akrab, red), kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pelatihan sebelumnya yang berfokus pada peningkatan kualitas produk. Kali ini, peserta dibekali keterampilan digital marketing agar mampu memperluas pasar melalui platform online.
Selain pelatihan, Pemkot Mojokerto juga menjalankan program Sambang UMKM atau Semangat Membangun UMKM, di mana Ning Ita rutin turun langsung meninjau aktivitas para pelaku usaha. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui progres sekaligus mendengar kendala yang dihadapi UMKM di lapangan.
“Harapannya, UMKM kita bisa naik kelas, bukan hanya skala produksi yang meningkat, tapi juga omzet dan daya saingnya,” tegasnya.
Dengan penguatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan dan pendampingan intensif, Ning Ita berharap UMKM lokal semakin mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. [tin/but]







