Pacitan (beritajatim.com) – Ketua Komisi I DPRD Pacitan, Rakhman Wijayanto, menyampaikan pandangannya terkait pembentukan Koperasi Merah Putih yang menjadi program nasional pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya koperasi ini berjalan secara nyata dan berkelanjutan, bukan hanya sekadar memenuhi legalitas formal.
Dia mengapresiasi langkah seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Pacitan yang telah membentuk Koperasi Merah Putih lengkap dengan badan hukumnya. Namun, ia mengingatkan agar keberadaan koperasi ini tidak berbenturan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah ada.
“Koperasi Merah Putih dan BUMDes sebaiknya bisa berjalan beriringan. Harus ada pembagian wilayah kerja yang jelas, bahkan kalau bisa berkolaborasi dalam mengangkat potensi desa masing-masing,” ujar Rakhman, ditulis Selasa (8/7/2025).
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Arjowinangun ini menyoroti bahwa dari 147 desa di Pacitan yang memiliki BUMDes, hanya 9 yang benar-benar aktif. Menurutnya, ini menjadi pelajaran penting agar Koperasi Merah Putih tidak mengulang kegagalan serupa.
Ia menegaskan, koperasi tidak boleh terburu-buru menjalankan unit usaha tanpa memahami potensi lokal. Apalagi jika seluruh desa diarahkan memiliki unit usaha seragam seperti gudang, toko sembako, atau klinik. “Kalau semua desa membuka usaha yang sama, siapa yang jadi konsumennya? Maka dari itu, kita harus paham betul potensi desa sebelum bergerak,” katanya.
Politisi Partai Demokrat ini menekankan bahwa hal paling mendesak saat ini adalah memberikan pembekalan kepada para pengurus koperasi. Menurutnya, jangan hanya mengejar pembentukan dan legalitas, tapi belum tahu bagaimana cara mengelolanya secara benar.
“Mengelola dana pemerintah tidak semudah mengelola uang pribadi. Ada aturan, rambu-rambu yang mengikat, dan tanggung jawab besar,” tegasnya.
Rakhman yang dikenal sukses membangun BUMDes di desanya berharap agar pembentukan Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa, bukan sekadar program formalitas tanpa arah yang jelas. (tri/kun)






