Magetan (beritajatim.com)– Pengamanan Suran Agung 2025 dilakukan secara besar-besaran oleh Polres Magetan dengan mengerahkan 475 personel gabungan. Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan jalannya kegiatan tahunan yang diikuti ribuan warga perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) berlangsung aman dan tertib, terutama bagi rombongan yang melintas dari Magetan menuju Kota Madiun.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, memimpin langsung upaya pengamanan tersebut. Tidak hanya melibatkan anggota Polres dan seluruh Polsek jajaran, kekuatan pengamanan juga diperkuat oleh dua Satuan Setingkat Kompi (SSK), masing-masing dari Kodim 0804 Magetan dan Yonko Pasgat 463.
“Pengamanan ini kami lakukan secara maksimal dengan melibatkan ratusan personel yang disebar di jalur-jalur strategis, terutama di titik rawan dan perbatasan,” ujar Kapolres.
Adapun beberapa titik yang menjadi fokus penjagaan antara lain perbatasan Maospati, Desa Madigondo Kecamatan Takeran, dan Desa Ngujung Kecamatan Barat. Selain untuk mencegah gangguan kamtibmas, penempatan personel juga bertujuan mengurai potensi kemacetan akibat arus rombongan peserta yang cukup padat.
Kabag Ops Polres Magetan, Kompol Sini, S.H., menambahkan bahwa pola pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas, sesuai dengan SOP yang telah dipersiapkan. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan selama perjalanan menuju lokasi kegiatan di Kelurahan Winongo, Kota Madiun.
“Kami telah memetakan jalur dan titik rawan. Semua personel telah siap dengan tugasnya masing-masing. Kami mengajak seluruh peserta untuk tidak terpancing provokasi dan tetap menjaga nama baik perguruan,” ujarnya.
Kompol Sini juga mengingatkan agar para peserta tidak melakukan konvoi secara ugal-ugalan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Sinergitas antara TNI dan Polri dalam kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman, tidak hanya bagi para peserta, tapi juga bagi masyarakat umum di sepanjang jalur lintasan. Polres Magetan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi di media sosial, dan tetap menjaga suasana kondusif menjelang dan selama kegiatan Suran Agung berlangsung. [aje]






