Magetan (beritajatim.com) – Polres Magetan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pengurus Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) Cabang Magetan dalam rangka menyambut peringatan Suran Agung tahun 2025 pada 6 Juli 2025. Rakor ini dilaksanakan di Aula Pesat Gatra Polres Magetan pada Kamis (3/7/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Cabang PSHW TM Magetan Budiono, jajaran pejabat utama Polres, para Kapolsek, dan seluruh Ketua Ranting PSHW TM se-Kabupaten Magetan. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif dan bentuk sinergi Polri dengan organisasi pencak silat demi menjaga stabilitas keamanan menjelang puncak kegiatan Suran Agung yang dipusatkan di Kelurahan Winongo, Kota Madiun.
Kapolres Magetan dalam sambutannya mengapresiasi soliditas PSHW TM yang selama ini telah menjalin komunikasi yang baik dengan kepolisian. Ia menekankan pentingnya menjadikan perguruan silat sebagai teladan dalam menciptakan suasana yang damai.
“Kami ingin perguruan pencak silat di Magetan menjadi teladan, tidak hanya dalam meraih prestasi, tetapi juga dalam menjaga kerukunan dan keamanan. Sesuai jargon kita bersama, Sing Akur Kabeh Sedulur,” ujar Kapolres.
Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi Maklumat Bersama Aman Suro 2025 yang telah disepakati lintas perguruan. Dalam kesempatan itu, Kapolres meminta agar semua pihak menahan diri, menghindari konvoi berlebihan, serta menjauhi aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Ketua PSHW TM Cabang Magetan, Budiono, dalam pernyataannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan fasilitasi dari Polres Magetan. Ia menegaskan komitmen perguruannya untuk terus menjaga sinergi dan mendukung penuh pelaksanaan Suran Agung yang aman dan tertib.
“Kami sangat menghargai ajakan dialog ini. PSHW TM siap mendukung Maklumat Aman Suro 2025 dan akan mengarahkan warga agar menjaga ketertiban serta mengedepankan nilai persaudaraan,” tegas Budiono.
Ia menambahkan, Suran Agung adalah agenda spiritual yang harus dijaga kesakralannya. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, baik dari PSHW TM maupun perguruan lain, agar saling menghormati dan tidak terpancing provokasi.
Rakor diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Magetan selama bulan Suro. Dengan terbangunnya komunikasi dan kolaborasi yang erat antara aparat kepolisian dan perguruan silat, Polres Magetan dan PSHW TM optimistis bahwa Aman Suro 2025 dapat terwujud dengan lancar dan damai. [fiq/aje]






