Madiun (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Iduladha 2025, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan pasokan energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun LPG 3 kg di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman dan tercukupi. Penegasan ini disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat, khususnya di wilayah Madiun, Magetan, dan Ngawi.
“Pada momen perayaan Iduladha, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, terutama pada saat libur panjang atau peristiwa khusus, salah satunya perayaan Idul Adha ini. Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” terang Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi.
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, Pertamina telah menyiapkan penyaluran fakultatif LPG 3 kg hingga 96 persen dari rata-rata penyaluran harian. Jumlah tersebut setara dengan 1.520.871 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur.
Secara rinci, berikut jumlah LPG 3 kg fakultatif yang disiapkan:
- Kabupaten Madiun: 24.640 tabung (82 persen dari rata-rata harian)
- Kota Madiun: 10.080 tabung (88 persen)
- Kabupaten Magetan: 21.280 tabung (91 persen)
- Kabupaten Ngawi: 23.640 tabung (88 persen)
Ahad juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Ia menekankan pentingnya membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Ahad.
Pertamina turut mengingatkan bahwa LPG 3 kg adalah produk subsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu. Masyarakat mampu diimbau menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center di 135. [fiq/beq]






