Gresik (beritajatim.com) – Produsen pupuk terlengkap Petrokimia Gresik yang juga anak usaha Pupuk Indonesia, melakukan penanaman 1.250 bibit pohon di Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti. Penanaman itu dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Penanaman pohon tersebut, juga dilakukan serentak oleh anak usaha Pupuk Indonesia yang berkomitmen terus membangun serta mengawal lingkungan hidup.
Dirut Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi menuturkan, kegiatan ini dikemas dengan tajuk ‘Green Harmony Pupuk Indonesia’ menjadi bukti komitmen mendukung Indonesia menuju Net Zero Emission.
“Saya berharap penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar perusahaan,” tuturnya, Selasa (30/4/2024).
Pupuk Indonesia bersama anak perusahaan menanam sebanyak 8.000 pohon yang tersebar di tujuh wilayah di Indonesia. Selain Petrokimia Gresik, Pupuk Kujang di Karawang (juga menanam 1.000 bibit pohon). Kemudian Pupuk Kalimantan Timur di Kutai Kartanegara dan Bontang (2.500 bibit).
Pupuk Iskandar Muda di Kabupaten Bireuen (750 bibit pohon), Pupuk Sriwidjaja Palembang di Palembang (1.250 bibit pohon). Terakhir Pupuk Indonesia Utilitas juga turut serta dengan menanam 250 pohon tabebuya di kawasan Stadion Gelora Joko Samudro di Kab. Gresik. Sementara Pupuk Indonesia sendiri menanam 1.000 pohon di Jakarta.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan
Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mengatakan, dalam menjalankan operasional perusahaannya selalu mengedepankan dan memperhatikan lingkungan. Salah satunya melalui kegiatan penanaman ribuan bibit pohon di Desa Pengalangan.
“Pengendalian kerusakan lingkungan membutuhkan peran aktif dari seluruh pihak, tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah. Untuk itu, sebagai upaya membangun dan melestarikan lingkungan kami bersama masyarakat melakukan penanaman bibit pohon bersama-sama,” katanya.
Bibit pohon yang ditanam terdiri dari pohon jambu kristal, mangga, alpukat, cempedak dan kelengkeng.
Camat Menganti, Bagus Arif Jauhari menyatakan dirinya mengapresiasi kegiatan ini. Pasalnya, kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat, selain manfaat ekonomi, juga membangun keseimbangan kehidupan dan memberikan kesehatan.
“Ini bisa menginspirasi masyarakat semakin sadar dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Ketika kita menebang pohon, kita harus melakukan penanaman kembali,” pungkasnya. [dny/ian]






