Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Naker Pamekasan, Muttaqin menilai Rapat Akhir Tahun (RAT) Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) sebagai bentuk pengelolaan keuangan profesional.
Hal tersebut disampaikan disela kegiatan RAT Ke-8 KSPPS Sentra Inkubasi Bisnis Syariah (SIBISA) Al-Khairat, di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Sabtu (30/3/2024) lalu.
Dalam RAT lembaga independen di lingkungan IAI Al-Khairat Pamekasan, tampak hadir sejumlah pimpinan, di antaranya Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Moh Mahfud beserta jajaran.
Selain itu juga tampak hadir jajaran fungsionaris SIBISA Al-Khairat Pamekasan, Tim Pengawas, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Naker Pamekasan, serta perwakilan sejumlah anggota, di antaranya anggota kehormatan.
“Terselenggaranya RAT yang digagas pengurus KSPPS SIBISA Al-Khairat ini, menandakan sekaligus menunjukkan jika pengurus sudah melakukan pengelolaan keuangan secara profesional,” kata Kepala Diskop UKM Naker Pamekasan, Muttaqin.
Namun dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau sekaligus meminta agar seluruh pengurus tetap komitmen melaksanan program sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
“Program RAT ini merupakan hal wajib yang harus dilakukan setiap KSPPS, termasuk oleh KSPPS SIBISA Al-Khairat. Sekalipun pelaksanaan RAT ini dilaksanakan hampir di detik-detik akhir dalam ketentuan peraturan koperasi,” ungkapnya.
Sementara Manager SIBISA Al-Khairat Pamekasan, Fadali Rahman mengakui keterlambatan tersebut tidak lepas dari adanya beberapa faktor yang harus diselesaikan terlebih dahulu, sehingga pelaksanaan RAT Ke-8 pada lembaga independen yang dipimpinnya cenderung molor dibanding jadwal semestinya.
“RAT atau tutup buku ini merupakan program wajib yang kita lakukan setiap akhir tahun, bertujuan untuk mengembangkan aspek kemitraan dan kerjasama pemberdayaan antar pelaku usaha, khususnya di lingkungan IAI Al-Khairat Pamekasan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengakui jika dalam setahun terakhir mengalami penurunan dari aspek permodalan. “Tren yang terjadi dalam struktur permodalan memang mengalami penurunan dibanding sebelumnya, namun hal ini tidak lepas dari kehati-hatian pengurus dalam melakukan landing sebuah pembiayaan,” imbuhnya.
“Namun tidak kalah penting, dalam tabungan Wadiah ini ada peningkatan yang cukup fantastis dari tahun sebelumnya. Bahkan dalam 5 tahun terakhir mengalami peningkatan sangat signifikan, sekaligus menandakan sebagai bentuk kepercayaan anggota menabung di KSPPS SIBISA Al-khairat,” pungkasnya. [pin/but]






