Surabaya (beritajatim.com) – Tiga UKM (usaha kecil dan menengah) mendapat penghargaan dari Bogasari SME Award 2023 yang mengusung tema ‘UKM Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan’. Ini merupakan langkah awal Bogasari mendorong UKM menerapkan ESG.
“Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi yang lebih gencar, khususnya edukasi tentang apa itu ESG, mulai dari cakupan hingga tujuan dan manfaat untuk pengembangan usaha UKM ke depan,” papar Yulius Ronadi, Vice President (VP) Sales Bogasari Area 3 dalam siaran pers Bogasari SME Award 2023 yang berlangsung di Royal Plaza, Surabaya, Sabtu (3/4/2024) sore.
Ada 167 UKM anggota BMC yang mendaftar untuk mengikuti seleksi penghargaan Bogasari tingkat nasional ini. Dari jumlah tersebut diambil sembilan nominator.
UKM yang berhasil lolos menjadi 9 nominator adalah UKM CV Cerita Bahagia Food (Balikpapan); UD Shabrina (Lumajang); Safir Indo Raya (Mataram); Rido Cake (Jambi); Dynamic Natural Damai (Jakarta), Bakmi Karya Abadi (Jakarta); Adila Snack (Jambi); Mawar Bakery dan Bake Shop (Deli Serdang); Kanung (Bogor).
Sembilan nominator ini merupakan hasil penilaian dari dewan juri yang terdiri dari Akademisi (Ambara Purusottama), Praktisi UKM (Zainal Abidin), dan Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM (Riza Damanik).
Kesembilan nominator ini didatangkan khusus ke Surabaya untuk menerima penghargaan sebagai nominator dan 3 Terbaik UKM Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan. Tiga terbaik UKM Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan dalam Bogasari SME Award 2023 ini adalah CV Cerita Bahagia Food (Balikpapan), UD Shabrina (Lumajang), dan Dynamic Natural Damai (Jakarta).
“Mereka dinilai dari 3 aspek oleh dewan juri, dengan bobot terbanyak dari aspek kontribusi sosial, ramah lingkungan dan berkelanjutan (60%). Selebihnya dari aspek finansial (20%) dan Manajerial (20%),” ucap Julius.
ESG adalah konsep yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi maupun bisnis yang berkelanjutan sesuai dengan tiga kriteria tersebut yaitu lingkungan, sosial serta tata kelola. ESG juga termasuk dengan bagaimana standar yang digunakan untuk mengelola investasi berdasarkan kebijakan perusahaan dengan penuh tanggung jawab.
Edukasi ESG yang akan dijalankan Bogasari kepada ribuan UKM mitra binaan yang tergabung dalam keanggotaan Bogasari Mitra Card adalah melalui semacam seminar yang selama ini dikenal dengan KIAT (Kunci Informasi dan Teknologi) yang tahun 2023 digelar secara hybrid di 4 kota yakni Medan, Solo, Bandung, dan Malang. Edukasi melalui terbitan majalah khusus UKM Bogasari bernama Wacana Mitra yang didistribusikan dalam bentuk cetak dan digital secara nasional.
Saat seleksi di tingkat dewan juri, ditemukan ternyata tidak sedikit UKM mitra binaan Bogasari yang sudah menjalankan konsep dasar ESG. Mulai dari pengelolaan sampah, penggunaan daur ulang, pengolahan limbah, pemanfaatan energi terbarukan, hingga tata kelola usaha dan kontribusi sosial terhadap masyarakat. [suf]






