Yogyakarta (beritajatim.com)– Pintar benar akal bulus Elwizan Aminudin (42) pria yang ketahuan menjadi dokter gadungan di klub sepakbola PSS Sleman bahkan sempat menjadi tim dokter di Timnas resmi diamankan setelah sejak Desember 2023 menjadi buronan. Adapun untuk memuluskan niat jahatnya tersebut dirinya men-download ijazah palsu dari internet. Sementara untuk penanganan pasien ia nyontek YouTube.
Melansir portal resmi Polresta Sleman Rabu (31/1/2024), Kapolresta Sleman Kombes Pol. Yuswanto Ardi mengatakan, awal mula pada februari 2020 silam, PT. PSS Sleman membutuhkan dokter untuk kebutuhan klub kemudian tersangka.
“Selanjutnya dirinya mendaftar kemudian dihubungi manajemen untuk bekerja sebagai dokter,” katanya
Tersangka lantas melamar sebagai dokter dan mengirimkan soft copy ijazah sebagai dokter lulusan Universitas Fakultas Kedokteran di Syiah Kuala Aceh dan diterima bekerja sebagai dokter dan menandatangani kontrak kerja dengan PT PSS mulai bulan Februari 2020.
“Pada November 2021 beredar kabar bahwa tersangka bukanlah dokter dan sudah mendapatkan klarifikasi dari pihak Universitas Fakultas Kedokteran di Aceh, bahwa yang bersangkutan bukan lulusan kampus tersebut,” ungkapnya.
“Atas klarifikasi tersebut, tersangka di dilaporkan PSS Sleman karena memalsukan dokumen yang menyatakan bahwa seolah-olah dia adalah seorang dokter,” jelasnya.
Untuk memuluskan jalannya dirinya banyak belajar alias menyontek dari YouTube kaitan penanganan pasien atau pemain sepakbola yang mengalami cidera. Hal ini membuat dirinya nampak semakin meyakinkan dirinya menjadi seorang dokter.
Mengetahui kedoknya mulai terbongkar, tersangka tiba-tiba pamit pulang ke Palembang dengan alasan orangtuanya sakit. Setelah itu tersangka pergi dan tidak pernah kembali lagi.
“Setelah tiga tahun berstatus DPO dan selalu berpindah-pindah tempat tinggal, pelaku akhirnya berhasil kami amankan di Cibodas, Tangerang,” jelasnya
“Pengungkapan ini juga atas partisipasi dan kolaborasi dari masyarakat,” sambungnya
Tak hanya menjadi dokter di PT PSS Sleman ia bahkan pernah menjadi tim dokter Timnas Indonesia.
Elwizan Aminudin ini sebelumya merupakan seorang kondektur bus di kawasan Tangerang dan memiliki toko kelontong. [aje]






