Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak lima bakal calon rektor (bacarek) siap melanjutkan tahapan selanjutnya pada Pemilihan Rektor (Pilrek) ITS Surabaya. Akan ada tiga kandidat yang nantinya dipilih sebagai calon rektor.
Kelima bacarek terpilih tersebut merupakan hasil penjaringan aspirasi di tingkat sivitas akademika mulai dari dosen, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa.
Adapun lima bacarek itu adalah Agus Muhammad Hatta dari Teknik Fisika, Bambang Pramujati dari Teknik Mesin, Ketut Buda Artana dari Teknik Sistem Perkapalan, Machsus dari Teknik Infrastruktur Sipil, dan Sri Gunani Partiwi dari Teknik Sistem dan Industri.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS Prof Mohammad Nuh mengatakan bahwa pemilihan calon rektor akan berlangsung secara tertutup dan melalui proses lebih intens.
“Proses pemilihan ini akan menyeleksi dari tiga calon rektor yang terpilih nantinya menjadi satu kandidat terbaik yang akan mengemban tugas sebagai rektor ITS periode 2024 – 2029,” jelas Nuh, Kamis (7/12/2023).
BACA JUGA:
Profesor ITS Dorong Integrasi AI Pengembangan Motor Listrik
Nuh menyebut, kelima bacarek tersebut ditentukan lewat jaring aspirasi dari 29.123 orang, yaitu 1.057 dosen, 1.084 tendik, dan 26.982 mahasiswa ITS melalui sistem daring bernama e-aspirasi.
“Dengan rincian perolehan suara mencapai 90,82 persen dari dosen, 91,33 persen dari tendik, dan 55,29 persen dari mahasiswa,” ungkap Nuh.
Sementara Ketua Senat Akademik (SA) ITS Prof Syafsir Akhlus menyampaikan, pemilihan 3 calon rektor akan dilakukan melalui Sidang Tertutup SA yang akan dilaksanakan pada 8 Desember 2023.
Pada tahap pemilihan ini akan dihadiri oleh seluruh anggota SA ITS berjumlah 71 orang. “Kandidat tiga calon rektor akan diumumkan melalui konferensi pers nantinya,” tutur Akhlus.
Setelah itu, proses Pilrek ini akan mencapai tahap akhir dengan dipilihnya rektor lewat rapat pleno di MWA ITS yang dijadwalkan pada Desember ini. Ketiga nama carek yang terpilih akan dikirimkan MWA ke Kemendikbudristek untuk memperoleh suara juga dari Mendikbudristek.
Setelah mendapatkan suara menteri, proses pemilihan kembali dilakukan di tingkat MWA ITS untuk menentukan satu orang sebagai Rektor ITS terpilih.
BACA JUGA:
Guru Besar ITS Surabaya Kembangkan Peredam Getaran
Sedangkan Rektor ITS Surabaya Prof Mochamad Ashari berharap adanya regenerasi jabatan rektor ini mampu melanjutkan estafet kemajuan ITS. Lewat pilrek ini, ia juga ingin proses tersebut dapat menjadi ajang yang mampu dipercaya oleh seluruh elemen warga ITS.
“Kita ingin pemilihan rektor ini berjalan alami dan natural tanpa ada kecurangan, agar terhindar dari hal-hal yang kurang baik,” terang Guru Besar Teknik Elektro ini.
Ashari menyampaikan, tahap akhir dari proses pemilihan rektor ini nantinya akan diselenggarakan pada tanggal 20 Desember 2023 dengan mengumumkan nama rektor yang terpilih.
“Harapannya, momen ini dapat melahirkan sosok pemimpin yang mampu membawa ITS menuju ke arah yang lebih baik,” tandasnya. [ipl/beq]






