Surabaya (beritajatim.com) – Viva Cosmetics, pionir brand kosmetik lokal yang telah berkiprah selama 62 tahun, tetap optimis kinerjanya akan tumbuh positif di tengah tantangan krisis pangan global serta adanya pesta demokrasi atau Pemilu di 2024.
Pjs Direktur PT Vitapharm pemegang merk Viva Cosmetics Hermin Harsono mengatakan, isu politik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi berbagai lini bisnis. Namun demikian, Viva Cosmetics tetap optimis hal tersebut tidak akan membuat pertumbuhannya bergejolak.
Hal ini seiring dengan pertumbuhan industri kosmetik nasional yang menunjukkan tren positif. Mengutip data Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, selama semester I – 2023 pertumbuhan industri kosmetik dan kesehatan mengalami peningkatan sebesar 5%. Angka itu diperkirakan akan menyentuh 9% pada tahun 2026.
Pertumbuhan ini didukung dengan kondisi Indonesia yang memiliki jumlah penduduk yang besar, sehingga memiliki potensi industri kosmetik yang juga luar biasa. Peluang ini diyakini dapat memaksimalkan perkembangan distribusi Viva Cosmetics secara nasional.
Bahkan, Hermin meramalkan, menjelang tahun politik brand legendaris ini bisa bertumbuh lebih besar dibandingkan masa peralihan dari pandemi Covid-19.
“Meski saat ini masih terasa dampak pandemi, kami masih mencatat pertumbuhan yang baik sepanjang tahun ini,” katanya di sela acara Rakernas PT Moga Djaja 2024 di Surabaya, Jumat (17/11/2023).
“Apalagi di masa post pandemi, masyarakat harus menghadapi kenaikan biaya hidup, krisis energi, dan kondisi politik yang rentan. Faktor-faktor tersebut mendorong masyarakat untuk mencari produk dengan nilai dan fungsi yang baik, serta selaras dengan nilai diri. Dan kami membuktikan bahwa Viva Cosmetics tetap mampu bersaing dari segi kualitas dan harga untuk menciptakan antusiasme dan loyalitas masyarakat,” terang Hermin.
Direktur PT Moga Djaja selaku perusahaan distribusi Viva Cosmetics wilayah Indonesia Timur, Yusuf Wiharto menambahkan, sebagai produk untuk kebutuhan sekunder, penjualan produk kosmetik memang sangat berpengaruh dengan gejolak krisis pangan dan kondisi ekonomi nasional. Namun pihaknya tetap optimis bahwa kinerja tahun ini dan tahun depan masih bertumbuh positif.
“Tumbuh tapi tidak tinggi, masih single digit. Yang justru membuat pasar produk kosmetik tumbuh konservatif karena memang persaingannya sangat ketat, dengan membanjirnya produk baru baik impor maupun lokal,” tandasnya.
Untuk itu, pihaknya terus melakukan beragam strategi untuk terus mempertahankan eksistensi. Mulai dengan beradaptasi terhadap perkembangan zaman di era digitalisasi hingga terus melakukan inovasi produk, hingga gencar melakukan kegiatan promosi.
Viva Ciosmetics secara konsisten akan terus meluncurkan produk baru sesuai dengan minat masyarakat. Sepanjang tahun 2023, Viva Cosmetics telah meluncurkan beberapa produk baru baik untuk skincare, bodycare, haircare, dan decorative.
“Sepanjang tahun 2023 ini kami telah mengeluarkan 14 produk baru. Pada Desember nanti juga akan ada produk baru lagi untuk skincare,” ujar Hermin.
Viva Cosmetics sendiri memiliki 4 brand yakni Viva, Viva Queen, Viva White, dan Red-A.
Di tahun 2023 ini, sejumlah produk baru dengan berbagai macam varian sukses diluncurkan, diantaranya Viva Queen Pro Age Advance Moisturizer, Viva Queen Pro Age Advance Night Cream, Viva Queen Pro Age Advance Face Serum, Viva Herbacare Scalp Serum Rebalancing, Viva Herbacare Scalp Serum Nourishing, Viva Hair Vitamin Serum, Viva Glowing White Serum, Viva Anti Aging Serum, Viva Peeling Serum, Viva Queen Revitalizing Eye Serum, Viva Queen Perfect Stay Flawless Foundation Fair, Viva Queen Perfect Stay Flawless Foundation Tropical Beige, Viva Queen Perfect Stay Flawless Foundation Sand Beige, Viva Queen Perfect Stay Flawless Foundation Honey Beige, Viva Queen Perfect Stay Flawless Foundation Caramel, Viva Glow Up Perfumed Body Serum Morning Bloom, Viva Glow Up Perfumed Body Serum GlamStar, Viva Glow Up Perfumed Body Serum Sweet Romance, Viva Glow Up Perfumed Body Serum Brave Heart, Viva Glow Up Perfumed Body Serum Midnight Magic, Viva Queen Rose Cleansing Balm, dan Viva Acne Serum.
Terkait penjualan, seiring dengan tren digitalisasi, Hermin menambahkan, pihaknya juga terus mendorong pengenalan produk dan promosi melalui platform media sosial. Diantaranya TikTok, Instagram, YouTube, dan Facebook yang muncul sebagai pendorong penjualan kosmetik online.
“Selain itu, keterlibatan media sosial memungkinkan ulasan lebih cepat dari komunitas kecantikan. Sehingga menghasilkan inovasi yang lebih cepat pula,” imbuh Hermin.
Perubahan Strategi untuk Hadapi Tantangan
Hermin mengatakan, Viva Cosmetics telah melakukan sejumlah perubahan strategi untuk menghadapi tantangan global dan persaingan yang semakin ketat. Salah satunya adalah dengan fokus pada inovasi produk dan layanan.
“Kami terus berinovasi untuk menghadirkan produk-produk yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, kam mengamati beberapa tema baru yang akan mendorong pertumbuhan industri kosmetik. Di antaranya produksi berkelanjutan, ketergantungan pada advisor terpercaya dan key opinion leader (KOL), penggunaan augmented reality (AR) dan artificial intelligence (AI). Kami juga sudah merambah ke sana,” tandasnya.[rea]






