Sampang (beritajatim.com) – Perjalanan warga pada akhir pekan, terutama yang hendak melintasi jembatan Klampis, Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, dipastikan akan terhambat. Ada pengerjaan proyek jembatan sehingga diberlakukan sistem arus lalu lintas one way atau satu jalur buka tutup.
“Karena satu jalur buka tutup, maka antrean kendaraan dari timur ke barat atau sebaliknya mengalami kepadatan yang cukup panjang hingga mencapai 2 Km,” ujar Umar, warga yang kebetulan melintas di jembatan Klampis, Minggu (24/9/2023).
Ia menambakan, antrean kendaraan dari Surabaya menuju Pamekasan terhambat sekitar 30 menit. Sebab, antrean kendaraan dari barat dan timur cukup padat mengingat besok merupakan jam aktif perkantoran.
“Arus lalin malam ini cukup ramai dan banyak warga yang harus balik usai libur akhir pekan,” imbuhnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Iswan, sopir angkutan barang yang juga terhambat perjalananya karena adanya proyek pengerjaan jembatan Klampis. “Rata-rata antrean kendaraan yang menunggu giliran melintasi jembatan itu sekitar 30 sampai 50 menit, tergantung dari padatnya kendaraan dari dua sisi,” tandasnya.
BACA JUGA:
Pemuda Sampang Curi Uang Perbaikan Masjid
Sekadar diketahui, beberapa waktu lalu, Polres Sampang, melalui KBO Lantas Iptu Safriwanto sempat membuat video yang berisi imbauan kepada warga untuk sekiranya mencari jalan alternatif mengingat adanya pekerjaan perbaikan jembatan Klampis yang diberlakukan sistem one way.
Video tersebut disebar ke beberapa platform media sosial baik youtube, face book dan group whatsapp. [sar/but]






