Tuban (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Fasilitasi dan Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu melalui pemetaan ulang SDM yang dilaksanakan di Bawaslu Kabupaten Tuban.
Kegiatan tersebut melibatkan 19 Bawaslu Kabupaten/Kota di Jawa Timur serta Panwas Ad-hoc selama dua hari pada 12-13 September 2023.
Komisioner Bawaslu Jatim Divisi SDM dan Organisasi, Nur Elya Anggraeni mengatakan, rakor kali ini dipusatkan di Kabupaten Tuban dengan diikuti anggota dari 19 Bawaslu di Provinsi Jawa Timur atau gelombang pertama.
Kemudian, gelombang kedua atau rakor serupa juga akan digelar di Kantor Bawaslu Kota Madiun pada 14-15 September 2023 dengan peserta yang sama dari 19 kabupaten/kota yang berdekatan.
“Salah satu inti dari kegiatan ini yaitu untuk memetakan ulang kondisi SDM pengawas Pemilu yang ada di Jawa Timur, mulai dari jajaran Ad-hoc hingga kesekretariatan,” ucap Nur Elya Anggraeni.
BACA JUGA:
Petani Sugihwaras Tuban Sambut Baik Drone untuk Penyemprotan Pestisida
Mantan jurnalis ini juga menambahkan, selain rakor juga dalam rangka melihat kondisi SDM terkini paska seleksi anggota Bawaslu kabupaten/kota dan rekrutmen tenaga PPPK yang diajukan oleh pemerintah pusat.
“Bagaimana kondisi terkini paska seleksi anggota Bawaslu, kemudian mengingatkan kepada beberapa komisioner yang dulunya juga anggota Panwascam,” terang dia.
Hal itu disampaikan, lantaran banyak pengawas desa atau PKD yang mengundurkan diri karena menjadi perangkat desa, termasuk juga ada yang lolos P3K, sehingga perlu diidentifikasi ulang.
BACA JUGA:
Lapas Kelas IIB Tuban Lakukan Penggeledahan Blok Hunian
“Ada beberapa kursi yang kosong, jadi langkah kita mengidentifikasi dan mencari solusi agar kekosongan tersebut bisa terisi,” paparnya.
Oleh karenanya, wanita yang akrab disapa Elya ini berharap Bawaslu bisa tancap gas dalam melakukan pengawasan Pemilu sesuai tahapan yang berlangsung.
“Kami berharap kondisi ini segera terselesaikan, sehingga kami bisa lari untuk melakukan pengawasan itu,” pungkasnya. [ayu/beq]






