Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI kembali menggelar kegiatan Literasi Data di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Jumat (21/11/2025).
KUMPULAN BERITA Bawaslu Jatim
Bawaslu Jatim resmi menutup rangkaian penguatan kelembagaan bersama Komisi II DPR RI yang dimulai 19 Agustus 2025, pada Kamis, 20 November 2025 di Surabaya.
Bawaslu Jatim dorong pembentukan perpustakaan JDIH di setiap daerah untuk memperkuat transparansi publik dan akses informasi hukum pemilu.
KPU dan Bawaslu Jatim kembalikan sisa anggaran Pilgub Rp162,9 miliar. Gubernur Khofifah beri apresiasi atas transparansi dan profesionalisme.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur keranjingan menulis dan menerbitkan buku. Sejak 2019 hingga 2024, mereka telah menerbitkan enam buku. Penulisannya tak hanya melibatkan komisioner dan staf Bawaslu, tapi juga pihak luar seperti akademisi dan jurnalis.
Buku ini memorabilia terhadap para penjaga bara api demokratisasi di Indonesia. Para pengawas adhoc, yang tidak mendapatkan “lencana” sebagaimana para pengawas non- adhoc, tetap berjuang menjaga marwah pemilu sebagai satu-satunya mekanisme sirkulasi kepemimpinan politik.
Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menerbitkan buku berjudul ‘Sekali Berarti Sesudah Itu Abadi’. Ini buku keenam yang diterbitkan lembaga tersebut.
Bawaslu Jatim mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur politik uang pada Pilkada Serentak 2024. Pasalnya, penerima dan pemberi bisa dijatuhi sanksi.
Bawaslu Jatim mengajak masyarakat untuk bersama mewujudkan Pilkada Serentak 2024 berlangsung demokratis, berintegritas dan antik politik uang.
Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Totok Hariyono menilai tulisan wartawan menjadi momok bagi penyelenggara pemilu yang nakal.









