Malang (beritajatim.com) – Annual International Conference on Language, Literature, and Media (AICOLLIM) telah menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Pada tahun 2023, konferensi internasional ini berlangsung untuk yang kelima kalinya sejak pertama kali diadakan pada tahun 2018.
AICOLLIM berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 6 dan 7 September 2023, di gedung hometeater humaniora. Selain terselenggara secara langsung, konferensi ini juga diikuti melalui platform daring.
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, menyatakan bahwa sebanyak 8 negara berpartisipasi dalam acara ini. Delapan negara tersebut termasuk Amerika, Inggris, Arab Saudi, Thailand, Singapura, Malaysia, Turki, dan Polandia.
“Acara ini sangat penting. Setiap fakultas menyelenggarakan konferensi internasional. Dalam bidang humaniora ini, peserta berasal dari berbagai universitas di Indonesia, dan narasumbernya datang dari berbagai negara,” ungkap Prof. Zain pada Rabu, 6 September 2023.
BACA JUGA:
UIN Malang Kukuhkan Prof Ilfi Nurdiana Jadi Guru Besar
Konferensi ini memiliki 8 narasumber utama, termasuk pembicara internasional seperti Profesor Jerry Won Lee (Universitas California, Amerika Serikat), Dr. Otared Haidar (Universitas Oxford, Inggris), Dr. Annette Lieanu (Universitas Harvard, Amerika Serikat), dan Profesor Tariq Elyas (Universitas King Abdul Aziz, Arab Saudi). Selain itu, ada narasumber nasional seperti Profesor Manneke Budiman (Universitas Indonesia), Profesor I Dewa Putu Wijana (Universitas Gadjah Mada), Associate Prof. Dr. Muassomah, dan Ribut Wahyudi, Ph.D. (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).

Prof Zainuddin menekankan bahwa melibatkan kampus nasional dan internasional adalah langkah untuk mencapai pengakuan internasional. Hal ini sejalan dengan misi UIN Malang untuk menjadi universitas kelas dunia.
“Langkah ini merupakan implementasi dari peta jalan Universitas untuk Reputasi dan Pengakuan Internasional. Ini tercermin dalam partisipasi pembicara terkemuka dari universitas-universitas yang mendapatkan peringkat global,” jelas Prof Zainuddin.
BACA JUGA:
UIN Malang Tambah 2 Guru Besar Baru
Konferensi internasional ini mengangkat berbagai topik, seperti linguistik lintas ruang dan waktu, sastra dan pembentukan karakter, studi pasca-kolonial dan peningkatan nasionalisme, naskah Islam dalam studi interdisipliner, dan banyak lagi.
“Hasil dari konferensi ini adalah makalah yang dapat diajukan ke jurnal-jurnal internasional yang terakreditasi dan bergengsi. Selain itu, ada juga prosiding yang akan diterbitkan. Bahasa yang digunakan dalam konferensi ini adalah Arab dan Inggris,” tambah Rektor.
Rektor juga mengucapkan penghargaan kepada para pembicara dan peserta yang telah berbagi ide dan pengalaman mereka, yang memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan karier akademik dan profesional. [dan/beq]





