Malang (beritajatim.com) – Maliki 1st Maliki International Islamic and Science Expo (MISE) menjadi ajang dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang untuk membahas tentang analisis halal.
Acara yang digelar oleh Pusat Studi Islam dan Sains LP2M UIN Malang itu berlangsung dua hari yaitu 15 November dan 16 November 2022.
Ketua Panitia, Dr Begum Fauziyah SSi MFarm menerangkan, event ini diisi berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari workshop, seminar, expo serta lomba desain dan inovasi produk. Pada event juga diresmikan operasional Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Malang oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Timur, Jumadi.
“Jadi ada pameran, lomba desain produk dan inovasi produk yang digabungkan menjadi satu kesatuan kegiatan. Kami juga mengadakan seminar dan workshop yang membahas analisi halal,” ujar di sela-sela acara yang bertempat di Gedung Rektorat UIN Malang.
Kepala LP2M UIN Maliki Malang, Prof Dr Agus Maimun, menambahkan jika rangkaian kegiatan tersebut merupakan yang perdana. Prof Agus mengapresiasi kepada seluruh pihak yang sudah terlibat dan menyukseskan ajang internasional itu.
“Ini sekaligus jadi upaya agar UIN Malang makin dikenal oleh dunia luar. Mudah-mudahan tidak hanya dilihat pada skala nasional saja, melainkan pada taraf internasional,” terangnya.
Menurutnya ini momen yang tepat karena fenomena industri halal juga sudah masuk pada isu internasional. “Maka mudah-mudahan kita bisa bekerja sama dengan berbagai prodi luar negeri untuk melakukan sertifikasi halal pada produk-produk halalnya,” tukasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”uin-malang”]
Wakil Rektor II UIN Malang, Dr Ilfi Nurdiana MSi, mengharpkan seluruh elemen yang ikut terlibat lebih bersemangat lagi, terus berkembang dan berinovasi. Terlebih berkaitan dengan produk halal, teknologi di dunia pendidikan maupun industri halal.
“Event ini, jadi bagian dari komitmen UIN Malang untuk mendorong percepatan ekosistem halal. Standarnya harus mengacu pada standar internasional sehingga mampu menjadi destinasi halal untuk perguruan tinggi maupun masyarakat luas. Tahun 2023 mendatang, pusat halal center UIN Malang direncanakan jadi pusat halal internasional,” paparnya.
UIN Malang, menurut Dr Ilfi Nurdiana adalah perguruan tinggi yang mengembangkan model pembelajaran terintegrasi sains dan Islam. Dia berharap akan lahir lulusan yang menjadi profesional, teknokrat, birokrat, religius dan mampu mengembangkan sains dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Sehingga acara ini memang penting untuk diadakan. (dan/ted)






