Mojokerto (beritajatim.com) – Total panjang jalan di Kabupaten Mojokerto sekitar 1.041 kilometer yang kondisinya 87 persen sudah bagus dan belum mantap 133 kilometer. Dari 133 kilometer kondisi jalan belum mantap tersebut 122.26 kilometer dalam proses pengerjaan betonisasi jalan di tahun 2023.
“Total panjang jalan di Kabupaten Mojokerto sekitar 1.041 kilometer yang kondisinya 87 persen sudah bagus dan belum mantap 133 kilometer,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, Selasa (1/8/2023).
Pengerjaan fisik infrastruktur jalan tahun 2023 ini dengan anggaran Rp150 miliar. Ditargetkan pembangunan jalan sekitar 36,8 kilometer yang tersebar di 35 ruas jalan Kabupaten Mojokerto tuntas tahun 2023. Adapun pengerjaan fisik itu meliputi 27 proyek pelebaran jalan, empat rekonstruksi jalan dan empat rehabilitasi jalan.
“Pembangunan jalan sekitar 36,8 kilometer perkirakan rampung pada Oktober- November menyesuaikan kontrak. Pengerjaan infrastruktur jalan tahun lalu dan tahun ini, kami perkiraan ada (Penyusutan) di 122,26 kilometer jalan kondisinya belum mantap itu. Sekarang sudah dimulai semua pengerjaan jalan maupun jembatan,” ungkapnya.
Menurutnya, anggaran untuk betonisasi jalan 122,26 kilometer tersebut membutuhkan anggaran yang besar. Pembangunan infrastruktur jalan sepenuhnya dari APBD lantaran tidak lagi menerima dana dari pemerintah pusat lantaran 90 persen jalan di Kabupaten Mojokerto sudah bagus.
“Apalagi, jalan di Kabupaten Mojokerto kondisinya 899,064 kilometer dari total 1.041,324 KM sudah bagus dan lebar dengan konstruksi beton. Setidaknya, Pemda membutuhkan anggaran kurang lebih sekitar Rp546.349.375.000 untuk menuntaskan seluruh infrastruktur betonisasi jalan yang ditargetkan rampung pada tahun 2024,” ujarnya.
BACA JUGA:
Jalur Ganda Perlintasan Kereta Api Mojokerto – Sidoarjo Beroperasi September 2023
Mantan Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini mengaku adanya alokasi anggaran yang besar di tahun 2024 yang diprediksi dapat menuntaskan infrastruktur jalan beton. Menurutnya, infrastruktur jalan tersebut sangat berdampak mulai dari pertumbuhan ekonomi.
“Muncul pusat-pusat ekonomi baru, investasi masuk karena akses lancar dan pembukaan lapangan pekerjaan serta lainnya. Ini visi misi bupati untuk pemerataan pembangunan infrastruktur maka pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Mojokerto akan meningkat,” pungkasnya. [tin/but]
![133 KM Kondisi Jalan di Kabupaten Mojokerto Kurang Mantap Pengerjaan infrastruktur jalan beton di Desa Kalikatir- Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230801-WA0003_B579bG4x1t-1024x768.jpeg)






