Surabaya (beritajatim.com) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur Adhy Karyono menegaskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII 2023 tetap digelar sesuai dengan jadwal, yakni 9-16 September 2023.
Saat ini persiapan kegiatan tersebut mulai berjalan, termasuk pembahasan anggaran. Mulai dari anggaran eksisting sebesar Rp55 miliar maupun untuk kebutuhan Porprov.
Terkait kebutuhan pembiayaan Porprov, lanjut Adhy, menggunakan rancangan anggaran yang sebelumnya tidak ada menjadi direvisi.
“Kami Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Jawa Timur sudah membahas terkait Porprov dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora),” ujar Adhy.
“Jadi ada adendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) menjadi ada Porprov dan diberikan anggaran tambahan,” jelasnya.
Menurutnya tambahan anggaran tersebut sesuai dengan perencanaan. Yakni dari proposal yang diajukan KONI Jatim Rp21,5 miliar, Pemprov mengalokasikan Rp15 miliar.
“Jadi mekanismenya kalau penambahan ada pada Perubahan APBD, maka kita merevisi. Artinya melakukan adendum anggaran yang ada digunakan dulu untuk Porprov, maka akan kita ganti kembali pada Perubahan APBD. Jadi yang digunakan anggaran Rp55 miliar dulu, baru nanti akan kita tambahkan kembali,” terangnya.
BACA JUGA:
Jelang Porprov Jatim, Homestay Majapahit di Mojokerto Dibooking Atlet
Terkait mekanisme anggaran hibah tersebut, Adhy mengatakan pembinaannya melalui Dispora, namun uangnya langsung ke KONI. “Jadi kami pastikan Porprov dilaksanakan. Ini sudah dikoordinasikan dengan seluruh kepala daerah yang menjadi tuan rumah kegiatan ini,” katanya.
Adhy mengatakan Pemprov Jatim saat ini sedang menjajaki atlet-atlet nasional asal Jatim bisa berpeluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sementara itu Kepala Dispora Jatim Mohammad Ali Kuncoro mengatakan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan KONI Jatim bersama kepala daerah tuan rumah Porprov pada 6 Juli lalu.
Menurutnya sesuai dengan dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188 tahun 2022 telah ditetapkan bahwa pelaksanaan Porprov digelar di 4 kabupaten/kota yakni Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang.
“Telah disepakati bersama untuk opening dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 9 September dan closing ceremony di Kabupaten Mojokerto pada tanggal 16 September,” jelasnya.
BACA JUGA:
Pemkab Jember Akan Berangkatkan 400 Atlet ke Porprov Jatim di Sidoarjo
Ali menambahkan dalam rakor tersebut, terkait anggaran sudah tidak ada masalah. Menurutnya kebutuhan anggaran sudah bisa diakomodir, yakni untuk sementara menggunakan anggaran hibah yang sudah diberikan kepada KONI Jatim sebesar Rp55 miliar.
“Jadi anggaran itu, nantinya yang akan digunakan untuk lebih dulu untuk kegiatan Porprov bulan September mendatang. Untuk mekanismenya akan mengubah NPHD, dan itu akan diajukan dari KONI kepada Dispora. Kita akan melakukan langkah-langkah administratif sehingga tidak ada permasalahan hukum kemudian hari,” katanya.
Lebih lanjut Ali mengatakan untuk mengganti anggaran perubahan itu, maka TAPD sudah mufakat akan memberikan tambahan anggaran yang disesuaikan dengan pengajuan. “Akan tetapi plafon yang disepakati sementara sebesar Rp15 miliar,” pungkasnya. [way/beq]






