Kota Batu (beritajatim.com) – Perusahaan ritel Alfamart memperingati Hari Tanpa Kantong Plastik (plastic bag free day) dengan membagikan ratusan tas go green gratis, Minggu (9/7/2023).
Kegiatan yang berpusat di alun-alun Kota Batu tersebut, juga berlangsung di sejumlah toko Alfamart seperti Abdul Manan, Pangsud, Pujon dan lain-lain.
Diharapkan kegiatan berbasis lingkungan ini, menjadi pendorong lahir dan diterapkannya perda bebas kantong plastik di Malang Raya, khususnya Kota Batu.
Mochammad Faruq Asrori, Regional Corcom Manager PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) menyebutkan Malang Raya sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur telah tertinggal dengan daerah lain soal kepedulian dan komitmennya dalam mengurangi sampah plastik.
Baca Juga: Alfamart Sidoarjo Tanam 18.000 Lidah Mertua untuk Indonesia
Tengok saja Bondowoso dan Lumajang telah memulai tahun 2019. Sementara Surabaya, Gresik dan Jombang menyusul tahun 2022. “Terbaru Kota Blitar sejak awal tahun 2023, bareng peringatan HUT-nya,” ungkap mantan wartawan ini.

Sebagai kota pariwisata, Batu menghasilkan sampah plastik cukup tinggi. Dimana berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu sampah yang dihasilkan mencapai 110 ton hingga 120 ton setiap harinya. Apalagi kalau musim liburan atau akhir pekan bisa tembus 158 ton perhari.
Faruq menyebut Perwali No 81/2019 soal pembatasan kantong plastik belum optimal. “Harusnya ditingkatkan menjadi perda larangan. Harus ada sanksi tegas bagi yang melanggar. Malang raya, khususnya Batu. “Seperti di daerah lain toko modern nggak boleh lagi berikan kresek ke konsumen. Bisa dapat sanksi teguran hingga pencabutan ijin. Kalau hanya himbauan nggak efektik dan nggak ada efek jeranya,” pintanya.

Selain di alun-alun, alfamart membagikan ratusan tas go green ramah lingkungan di sejumlah toko seperti di jalan abdul manan, jalan pangsud, Pujon dan lain-lain. (ted)






