Surabaya (beritajatim.com) – Bulan Rajab, dalam konteks sejarah umat Islam, tidak hanya sekadar bulan biasa. Melalui berbagai peristiwa penting yang terjadi di dalamnya, Rajab menjadi bulan yang dianggap mulia.
Inilah beberapa peristiwa penting yang terjadi pada bulan Rajab, yang dilansir dari NU Online, di antaranya;
1. Nabi Muhammad SAW Dikandung
Bulan Rajab menjadi saksi penting atas awal mula keberadaan Nabi Muhammad SAW. Sayyidah Aminah binti Wahb mulai mengandung janin yang kelak menjadi rasul besar bagi umat Islam. Kelahiran Nabi Muhammad pada bulan Rabi’ul Awwal adalah rahmat yang Allah anugerahkan kepada seluruh alam semesta.
2. Isra’ dan Mi’raj
Pada tanggal 27 Rajab, terjadi peristiwa Isra’ dan Mi’raj, salah satu mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini bukanlah tentang Allah berada di suatu tempat atau arah tertentu, tetapi merupakan bentuk pemuliaan terhadap Rasulullah, memperlihatkan keajaiban dan tanda kekuasaan Allah, serta memberikan perintah shalat di tempat yang sangat mulia.
3. Perang Tabuk
Pada hari kesepuluh bulan Rajab tahun 9 H, terjadi perang Tabuk, suatu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang menunjukkan keteguhan umat Muslim dalam menghadapi tantangan.
4. Wafatnya Raja al-Habasyah
Pada bulan Rajab tahun 9 H, Raja al-Habasyah, An-Najasyi, wafat dalam keadaan muslim, menandakan peristiwa bersejarah dalam hubungan antara Islam dan kerajaan tersebut.
5. Wafatnya Imam Syafi’i
Pada bulan Rajab tahun 204 H, Imam Syafi’i wafat dalam usia 54 tahun, meninggalkan warisan ilmiah yang besar di dunia Islam.
6. Wafatnya Khalifah ‘Umar bin ‘Abdil ‘Aziz
Pada bulan Rajab tahun 101 H, Khalifah ‘Umar bin ‘Abdil ‘Aziz meninggal dalam usia 39 tahun, meninggalkan jejak kepemimpinan yang dikenang.
7. Pembebasan Baitul Maqdis oleh Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi
Pada tanggal 27 Rajab 583 H, Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil membebaskan Baitul Maqdis, Palestina, dengan strategi yang melibatkan persatuan umat Islam melalui aqidah Asy’ariyyah.
8. Lahirnya Jam’iyah Nahdlatul Ulama
Pada 16 Rajab 1344 H, para ulama berkumpul di Surabaya dan menyepakati lahirnya Jam’iyah Nahdlatul Ulama, sebuah organisasi sosial dan keagamaan yang memperjuangkan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah.
Keistimewaan bulan Rajab mencakup berbagai aspek kehidupan umat Islam, dari kelahiran Nabi hingga peristiwa-peristiwa bersejarah dan lahirnya organisasi keagamaan.
Oleh karena itu, warga Nahdlatul Ulama dihimbau untuk mengisi bulan Rajab dengan meningkatkan ibadah dan ketaatan, menghormati sejarah agung yang terkandung dalam bulan ini.
Kesadaran akan keutamaan Rajab diharapkan menjadi pendorong bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. (fyi/ian)






