Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Satgas pemberantasan judi online, Hadi Tjahjanto mengungkap dua persen dari total pemain judi online di Indonesia ternyata anak-anak di bawah 10 tahun.
Sungguh miris dua persen dari total 2 koma 7 juta warga negara Indonesia yang terlibat dan sudah kecanduan permainan judi online adalah anak-anak yang masih berusia di bawah 10 tahun. Apabila dikalkulasikan, 2 persen tersebut sekitar 80 ribu anak-anak.
Menyikapi hal tersebut ketua Yayasan Khadijah Surabaya, profesor Ridwan Nasir menegaskan bahwa untuk mengantisipasi hal tersebut seluruh anak didiknya baik dari jenjang pendidikan TK, SD, SMP dan SMA setelah dibentengi dengan pendidikan agama dan diwajibkan membaca dan menghafalkan ayat-ayat suci alquran setiap hari.
Menurutnya dengan membaca menghafalkan dan mengamalkan ayat-ayat suci Alquran selain bisa menjernihkan akal hal itu juga bisa mencegah para anak didiknya untuk berbuat hal yang banyak merugikan dirinya sendiri termasuk bermain judi online.
Dalam gebyar prestasi alquran yang digelar oleh yayasan Khadijah Surabaya sedikitnya melibatkan 849 siswa dari 5 unit sekolah yakni Khadijah Wonokromo, Pandegiling, Wonorejo, Darmo dan candi lontar Surabaya dengan jenjang TK, SD, SMP dan SMA. [ian]






