Surabaya (beritajatim.com) – Banyak sekali di dunia ini yang tampak begitu sederhana sehingga kerap diabaikan. Padahal, mungkin dari hal tersebutlah yang kemudian membuat seseorang jadi sakit hati.
Jika sudah demikian tentu saja hubungan pertemanan, persahabatan, percintaan, atau bahkan persaudaraan jadi tidak baik lagi. Maka dari itu perlunya memperhatikan segala sesuatu yang sebenarnya simpel dan sederhana seperti di antaranya lima hal berikut ini.
Mengomentari fisik dan kehidupan orang lain
Memang sebagai makhluk sosial terlebih mempunyai sifat ingin tahu yang tinggi membuat seseorang lupa diri. Banyak orang lupa bahwa tidak semua hal bisa mereka komentari, seperti halnya perihal fisik atau kehidupan pribadi seseorang.
Alih-alih bersikap peduli, orang-orang yang suka mengomentari hidup orang lain justru biasanya lebih sangat menyakiti hati.
Padahal orang yang dikomentari juga sebenarnya tidak punya salah, berperilaku baik, dan bahkan tidak pernah menganggu orang lain.
Me-judge orang baperan, alay, dan sejenisnya
Seperti kita tahu bahwa seseorang mempunyai perasaan yang berbeda-beda. Ada yang cukup kuat, tapi juga ada yang sangat rentan terhadap sesuatu. Namun, bagaimana pun perasaan orang lain, tentu saja akan tersinggung dan sakit hati ketika dinilai terlalu terbawa perasaan (baperan), berlebihan atau alay.
Karena pada dasarnya kita mungkin tidak tahu alasan di balik itu. Mungkin saja yang menurutmu alay atau berlebihan, bisa jadi karena orang tersebut sebelumnya tidak pernah bisa melakukannya atau bahkan karena memiliki trauma di masa lalu.
Tidak ucapkan terima kasih
Memang tak semua orang akan merasa sakit hati dengan abainya sikap-sikap sederhana. Namun, karena hati orang tidak ada yang tahu, jadi apa salahnya jika membiasakan diri untuk memperbaikinya.
Misalnya seseorang yang telah diberi sesuatu atau usai dibantu, mereka lantas tidak mengucapkan terima kasih. Pasti akan ada suatu kondisi, seseorang yang telah memberi atau menolongmu merasa kecewa, tidak dihargai, bahkan sakit hati.
Tidak mengucapkan kata tolong saat minta bantuan
Ternyata masih ada orang-orang yang tidak terbiasa mengucapkan kata tolong ketika meminta bantuan. Hal ini tentu memberikan kesan bahwa ia orang yang semena-mena atau suka memaksakan kehendak.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tips”]
Tak ayal jika kebanyakan orang jadi sakit hati hingga enggan menolongnya. Jikapun ada yang mau menolong kemungkinan juga karena terpaksa atau dengan perasaan tidak ikhlas.
Sungkan meminta maaf
Meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan nyatanya masih kerap kali menjadi sesuatu yang berat untuk dilakukan. Entah karena malu, gengsi, atau berprinsip tentang harga diri.
Tak ayal jika hal ini terus dilakukan maka orang lain yang disakiti pun merasa sangat sakit hati dan kecewa. Alih-alih mengakui kesalahan dan memperbaiki hubungan, ia justru sungkan atau enggan meminta maaf. (fyi/ian)






