Gresik (beritajatim.com)- Sebanyak 439 siswa SMPN 33 kini tak lagi dompleng di sekolah lain. Pasalnya, sekolah yang menempati di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik tersebut telah menempati gedung sekolah baru yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal.
Sebelumnya siswa SMPN 33 tersebut, terpaksa harus bergantian dengan siswa SMPN 8 Gresik dalam proses belajar mengajar yang berlokasi di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo.
“Sengaja segera kita resmikan hari ini, agar anak-anak kelas 9 bisa merasakan menempati gedung sekolah mereka yang baru,” ujar Wabup Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min), Selasa (2/03/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-gresik”]
Wabup perempuan pertama di Gresik itu menjelaskan dirinya berpesan bahwa proses pembangunan tidak berhenti setelah diresmikan, lantaran masih ada beberapa sarana prasarana yang harus disediakan untuk menambah kualitas belajar mengajar, seperti perpustakaan, laboratorium, UKS dan sebagainya.
“Nanti akan kita upayakan bersama-sama dengan Kadispendik, sehingga anak-anak kita bisa menikmati apa yang seharusnya menjadi haknya,” tandas Bu Min.
Saat ditanya mengenai kesejahteraan guru non PNS di Kabupaten Gresik. Dikatakan Bu Min, dirinya bersama Dinas Pendidikan memberikan kenaikan gaji kepada guru non PNS yang terdaftar.
“Mudah-mudahan ini bisa membantu bapak ibu guru non PNS, karena ini merupakan keinginan kita semua sebab guru merupakan salah satu prioritas utama kita untuk pemenuhan kesejahteraannya,” tandasnya. (dny/ted)






