Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 42 unit rumah kaum duafa segera dibangun di Desa Girimulyo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Pembangunan rumah warga pra-sejahtera tersebut atas kerjasama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Lazisnu Kabupaten Malang, MWC NU Gedangan dan PCNU Kabupaten Malang.
Camat Gedangan Teguh Susetyo menjelaskan, peletakan batu pertama pembangunan rumah kaum duafa itu dijadwalkan pada Juli 2024. “Masyarakat berkeinginan, peletakan batu pertama nanti dilakukan langsung oleh Bupati Malang HM Sanusi,” ungkap Teguh, Rabu (5/6/2024).
Dikatakan Teguh, sebanyak 42 unit rumah kaum duafa akan berdiri di atas lahan seluas 5000 meter persegi atas wakaf dari seorang dermawan bernama Jupri (62), warga Desa Girimulyo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
“Dengan terwujudnya pembangunan rumah kaum duafa di Kecamatan Gedangan ibarat sebuah medan magnet atau sebagai pusat perhatian publik. Karena baru terjadi, sebidang tanah diwakafkan untuk tempat tinggal kaum duafa,” ucap Teguh.
Dengan dimanfaatkannya perumahan oleh para kaum duafa dari beberapa wilayah Kabupaten Malang, lanjutnya, tugas pemerintahan Kecamatan Gedangan akan semakin berat.
“Paling tidak kita bersama-sama memikirkan agar orang-orang yang tinggal di perumahan nanti jangan sampai ada yang menganggur. Atas nama pemerintahan Kecamatan Gedangan, kita juga akan membantu pemetaan keahlian mereka,” kata Teguh mengakhiri. [yog/suf]






