Ngawi (beritajatim.com) – Emas seberat 40 gram dan uang tunai Rp3 juta di dalam rumah warga di Ngawi terbakar. Harta benda milik Heru Suwarno (60) warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi itu hangus terbakar pada Rabu (5/6/2024) siang.
Kejadian kebakaran diketahui oleh warga ketika sudah membakar bagian atap. Asap membumbung tinggi dan warga langsung berupaya memadamkan dengan alat seadanya. Namun, api yang membesar membuat mereka meminta tolong Damkar Ngawi untuk melakukan penanganan.
‘’Saya ada di sawah lihat ada asap hitam gitu. Saya cari ternyata api sudah membakar rumah milik Pak Heru. Yang punya rumah sedang jualan di toko, satunya sedang belanja. Warga tidak bisa membantu menyelamatkan harta benda karena api sudah besar sekali,’’ kata Supardi, warga setempat.
Saat kejadian, Karnilah (55) istri pemilik rumah tengah berjualan di toko miliknya yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah. Setelah mendapat kabar jika rumahnya terbakar, Karnilah langsung pulang namun tak bisa menyelamatkan harta bendanya. Termasuk perhiasan emas sekitar 40 gram, serta uag tunai Rp3 juta.
‘’Saya dikasih tahu tetangga, katanya rumah saya terbakar. Saya kemudian pulang dan saya lihat memang sudah besar sekali apinya. Saya tidak bisa menyelamatkan apa-apa. Emas dan uang tunai terbakar,’’ kata Karnilah.
Petugas yang datang ke lokasi kemudian memeriksa TKP. Diduga api bermula dari kipas di bagian ruang depan yang konslet.
‘’Kami dapat laporan dan kemudian datang ke lokasi. Kami kesulitan saat ambil air untuk pemadaman. Rumah sudah ludes terbakar termasuk emas dan uang. Diduga penyebabnya karena korsleting listrik,’’ kata Herry Kuncoro, petugas Damkar Ngawi.
Masyarakat diimbau agar mengecek peralatan listrik yang sudah usang agar tidak terjadi korsleting ilstrik yang bisa menimbulkan kebakaran. [fiq/ted]






