Surabaya (beritajatim.com) – Pendidikan seks sejak dini sangat penting untuk mengajarkan anak tentang batasan tubuh, perlindungan diri, dan memahami area pribadi mereka. Menurut riset, anak bisa mulai screen time sejak usia 2 tahun.
Daripada memberikan tontonan yang tidak edukatif, lebih b.aik mengenalkan mereka pada tayangan yang mengajarkan edukasi seksual dengan cara yang sesuai usia.
Berikut adalah 4 tontonan edukasi seks (sex education) untuk anak di YouTube yang bisa menjadi pilihan bagi orang tua:
1. Diary Kita – Animasi KU JAGA DIRIKU
Tayangan animasi ini membantu anak memahami konsep sentuhan yang boleh dan tidak boleh. Video ini mengajarkan anak untuk mengenali batasan tubuh dan melindungi diri dari sentuhan yang tidak pantas. Dikemas dengan bahasa sederhana dan visual menarik, anak-anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan.
2. Cerdas Berkarakter – Riri Cerita Anak Interaktif: Babi Grand Panjaitan
Video ini menyajikan cerita interaktif yang mengajarkan tentang kesadaran diri dan perlindungan terhadap ancaman kekerasan seksual. Riri Cerita Anak Interaktif terkenal dengan konten yang mengedukasi anak melalui kisah yang inspiratif dan mudah dipahami.
3. Ingin Tahu – Ingin Tahu, Area Pribadi Tubuh Kita?
Video animasi ini mengajarkan anak tentang area pribadi tubuh dan mengapa harus dijaga. Anak-anak juga diajarkan untuk berkata “tidak” kepada orang yang mencoba melanggar batasan tubuh mereka. Penyampaian yang ringan dan visual yang menarik menjadikan video ini cocok untuk anak-anak.
4. Riri Cerita Anak Interaktif – Ruang Aman Bagi Anak
Konten ini memberikan pemahaman kepada anak tentang ruang aman dan bagaimana cara melindungi diri dari potensi bahaya. Selain itu, video ini juga mengajarkan anak agar berani berbicara kepada orang tua atau orang dewasa yang dipercaya jika merasa tidak nyaman.
Pendidikan seksual sejak dini bukanlah hal tabu. Justru, ini penting untuk membantu anak memahami tubuh mereka, menghindari pelecehan seksual, dan mengenali situasi berbahaya. Dengan tayangan yang tepat, anak bisa belajar tentang batasan tubuh, rasa percaya diri, dan bagaimana melindungi diri dari bahaya.
Menjaga anak dari konten yang tidak sesuai usianya adalah tugas orang tua. Dengan memberikan tontonan edukatif seperti Diary Kita, Cerdas Berkarakter, Ingin Tahu, dan Riri Cerita Anak Interaktif, anak-anak bisa belajar mengenai sex education dengan cara yang menyenangkan dan aman. [fyi/suf]






