Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 304 ribu orang anak usia 0 – 7 tahun di Kabupaten Jember, Jawa Timur, harus mendapatkan vaksin polio. Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk membuka pos Pekan Imunisasi Nasional di sekolah dasar dan pendidikan anak usia dini.
“Semua terlibat untuk menyelesaikan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Jumlah ini tidak kecil. Dalam waktu sangat pendek, hanya satu minggu, kita harus berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh stakeholder,” kata Bupati Hendy Siswanto, usai pencanangan Sub PIN Polio di kantor Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Senin (15/1/2024).
“Nanti kami cegat di sekolah-sekolah. Di samping ada gerakan dari kader-kader posyandu kita. Kita punya kader posyandu cukup banyak, sekitar delapan ribu orang kader yang bergerak bersama-sama. Juga ibu-ibu kader PKK yang juga istri kepala desa melakukan hal sama,” kata Hendy.
Kepala Dinas Kesehatan Jember Hendro Soelistijono mengatakan, pos sub PIN dibuka di semua sekolah karena sasaran vaksinasi tak hanya balita. “Seluruh tenaga kesehatan, sekitar seribu orang, kami turunkan, ditambah kader posyandu dan tim penggerak PKK,” katanya.
Seiring dengan itu, Pemkab Jember telah mengukuhkan Bunda PAUD tingkat desa dan kecamatan Sukorambi. “PKK dan Bunda PAUD turun bersama-sama untuk mengawal (pendidikan) anak-anak. Jumlah anak-anak kita tidak sedikit, cukup besar. Tentunya mereka harus dikawal dengan sistem yang ada, termasuk peran serta mahasiswa dan perguruan tinggi,” kara Hendy.
Pengukuhan Bunda PAUD akan dilanjutkan untuk istri kepala desa dan istri camat di seluruh Jember. “Sehingga ini menjadi kekuatan yang utuh kolaborasi dan sinergi,” kata Hendy.
Bunda PAUD Jember Kasih Fajarini mengatakan, pengukuhan ini merupakan upaya dalam memperluas akses pengembangan pendidikan dan meningkatkan layanan mutu Anak Usia Dini (PAUD). Bunda PAUD diharapkan dapat menjadi penggerak utama untuk mewujudkan Gerakan Nasional PAUD berkualitas melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat.
“Bersama mari kita dukung dan sukseskan penyelenggaraan PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif guna mewujudkan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Kasih. [wir]






