Surabaya (beritajatim.com) – Kisah Nabi Zakaria yang berdoa meminta keturunan kepada Allah SWT dapat menjadi inspirasi bagi pasangan yang belum juga dikaruniai buah hati.
Nabi Zakaria yang telah berusia renta mulai khawatir jika tak ada yang bisa meneruskan ajaran Islam. Oleh karena itu, Nabi Zakaria terus berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT agar diberikan keturunan.
Nabi Zakaria bersama sang istri terus memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan lembut.
Hingga suatu hari malaikat datang Memanggil Nabi Zakaria AS.
يٰزَكَرِيَّآ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمِ ِۨاسْمُهٗ يَحْيٰىۙ لَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا
Artinya : (Allah berfirman), “Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.” (QS. Maryam : 7)
Nabi Zakaria mengucap syukur kepada Allah SWT karena doanya telah dikabulkan Allah SWT. Yahya merupakan anak satu-satunya Nabi Zakaria yang juga diangkat Allah menjadi seorang Nabi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Berikut ini kumpulan doa meminta keturunan yang dibaca oleh Nabi Zakaria.
1. Doa Nabi Zakaria Memohon Anak yang Baik
رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةًۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ
Rabbi hablii min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’ud du’aaa
Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali Imran: 38)
2. Doa Nabi Zakaria Minta Diberikan Seorang Putra
قَالَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا
وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ
يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا
“ Qoola robbi innii wahanal ‘adhmu minnii wasyta’alarra su syaiban wa lam akum bidu’aaa’ika Rabbi syaqiyyaa. Wa innii khiftul mawaa liya min waraaa’ii wa kaanatim ra atii ‘aaqiran fahab lii mil ladunka waliyyaa. Yaritsunii wa yaritsu min aali ya’quuba waj’alhu rabbi radhiyya.
Artinya:
Dia (Zakaria) berkata, “ Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku. (QS. Maryam ayat 4)
Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu. (QS. Maryam ayat 5)
yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridai.” (QS. Maryam ayat 6)
3. Doa Nabi Zakaria Minta Pewaris yang Baik
رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ
Latin: “Rabbi laa tadzarnii fardan wa anta khairul waaritisiin.”
Artinya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris yang paling baik.” (QS Al-Anbiya’: 89)
Itulah doa meminta keturunan yang dibaca oleh Nabi Zakaria. (nap)






