Pasuruan (beritajatim.com) – Baru menjabat selama 3 bulan lamanya, Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan melakukan evaluasi kepada kinerjanya. Evaluasi ini dilaporkan langsung ke Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) di Jakarta. Ada 106 indikator yang dilaporkan oleh Pj Bupati tersebut.
Menurut Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto mengatakan bahwa ada 106 indikator yang dilaporkan. Dari 106 indikator tersebut setidaknya ada 10 indikator yang dipresentasikan.
“Ada 10 indikator yang kita presentasikan kemarin di Kemendagri. Diantaranya yakni tentang penanggulangan inflasi, penurunan stunting, penurunan kemiskinan ekstream, dan ada beberapa produk unggulan,” katanya.
Dilanjut oleh Andriyanto, dari seluruh panelis semua memberikan apresiasi dan tidak ada catatan buruk. Hal ini dikarenakan sudah dipersiapkan oleh Andriyanto selama dua minggu sebelum melakukan presentasi.
Sehingga panelis mengatakan bahwa agar melanjutkan kinerjanya terhadap triwulan selanjutnya. “Sudah ada intruksi untuk melanjutkan ke triwulan kedepan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan evaluasi terhadap kinerja Pj Bupati Pasuruan. “Saat ini kami masih belum melakukan evaluasi tiga bulanan kepada Pj,” jelasnya singkat.
Diketahui Andriyanto telah terpilih sebagai Pj Bupati Pasuruan pada bulan September 2023 lalu. Andriyanto juga merangkap sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brinda) Provinsi Jawa Timur. [ada/aje]






