Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak 200 penderita penyakit katarak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendapat layanan operasi mata secara gratis.
Layanan ini diberikan umat Gereja Utusan Pentekosta di Indonesia (GUPDI) Kabupaten Lumajang dalam aksi bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan operasi katarak gratis, Rabu (11/2/2026).
Upaya ini memberi kontribusi penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dalam melakukan penanggulangan masalah penyakit katarak.
Data Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Lumajang mencatat, jumlah penderita katarak di tahun 2026 sedikitnya mencapai 900 orang.
Kepala Dinkes-P2KB Lumajang dr Rosyidah mengatakan, layanan operasi terhadap penderita mata katarak yang bisa ditangani pemerintah masih cukup terbatas. Sebab, saat ini hanya terdapat 3 dokter spesialis mata.
“Jadi, masing-masing dokter spesialis mata ini hanya diberi tugas 10 pasien sehari oleh BPJS untuk mata katarak,” terang Rosyidah di Lumajang, Rabu (11/2/2026).
Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menjelaskan, pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis saat sangat dibutuhkan warga Lumajang.
Sehingga, Pemkab Lumajang berkomitmen akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan bakti sosial serupa.
“Karena memang masyarakat Lumajang masih sangat membutuhkan bantuan sosial seperti ini. Jadi, sangat membantu pemerintah dan masyarakat, tentu ke depan kami akan lebih fasilitasi lagi,” ungkap Yudha. (has/but)






